Welcome

<< Mulai dengan cerita yang menarik>> << SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA >>

Kamis, 08 Oktober 2026

Agit AB: Pembahasan Soal dari SUMATIF TENGAH SEMESTER (STS) GANJIL

 

Dokumen pribadi

Idendtitas

Nama Guru

:

Aprizal

Mata Pelajaran

:

Ilmu Pengetahuan Sosial

Hari/Tanggal

:

Kamis, 8  Oktober 2026

Fase/Kelas

:

D / 9.BA

Judul Materi

:

PEMBAHASAN SOAL SUMATIF TENGAH SEMESTER (STS) GANJIL



 

Capaian Pembelajaran

:

Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu menganalisis, mengevaluasi, dan merumuskan solusi atas fenomena dinamika sosial yang mencakup perubahan sosial, modernisasi, globalisasi, serta keberlanjutan kearifan lokal.

Tujuan Pembelajaran

:

Peserta didik dapat menganalisis konsep, bentuk, dan dampak perubahan sosial, modernisasi, serta globalisasi, sekaligus mengevaluasi dan merancang strategi pelestarian kearifan lokal dalam masyarakat.

ü Mindfull (Berkesadaran)

:

mampu menyadari dan merefleksikan posisi diri serta perilakunya di tengah arus modernisasi dan globalisasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.

 

ü Meaningfull (Bermakna)

:

mampu mengaitkan dampak fenomena sosial dan era digital dengan kehidupan sehari-hari, serta memahami relevansi kearifan lokal sebagai identitas bangsa dan solusi atas isu sosial-lingkungan di sekitarnya.

 

ü Joyful

(Menyenangkan)

:

mampu mengikuti proses belajar secara interaktif melalui studi kasus kekinian (seperti tren media sosial, e-commerce, dan isu remaja), diskusi kelompok, serta perancangan proyek/kampanye kreatif.

 

AlurnTujuan Pembelajaran

 

Eksplorasi dan Identifikasi (Mengenal Konsep Dasar)

:

Pada tahap ini, peserta didik mampu mengidentifikasi serta menganalisis bentuk-bentuk perubahan sosial, gejala modernisasi, saluran globalisasi, dan karakteristik kearifan lokal berdasarkan fenomena di masyarakat.

Analisis dan Kontekstualisasi (Memahami Sistem Kerja Kearifan Lokal)

:

Peserta didik mampu menelaah dampak perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi (seperti konsumerisme, demoralisasi, atau ketimpangan), serta mengevaluasi kompromi antara kearifan lokal dengan aturan/budaya modern

 

Sintesis dan Komunikasi (Menjelaskan Secara Utuh)

:

Pada tahap akhir, peserta mampu merumuskan solusi strategis dan ide inovatif (seperti draf netiket, kampanye penguatan identitas nasional, atau preservasi kearifan lokal berbasis teknologi) serta mengomunikasikannya secara runtut dan utuh.



Materi (Pembahasan Soal)

I. Pilihlah jawaban yang paling benar dengan mengeklik huruf A, B, C, atau D di layar Komputer/HP anda!

1.    Perhatikan dua fenomena perubahan sosial berikut!
Fenomena A: Perubahan sistem mata pencaharian masyarakat dari agraris tradisional menuju industrialisasi modern yang berlangsung dalam waktu relatif singkat dan mendasar.
Fenomena B: Perkembangan alat komunikasi dari telegraf sederhana hingga telepon seluler pintar yang berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu lama.
Analisis perbedaan mendasar antara kedua bentuk perubahan sosial tersebut adalah ...

A.     Fenomena A merupakan evolusi karena terjadi lambat, sedangkan Fenomena B adalah revolusi karena cepat

B.      Fenomena A termasuk revolusi karena membawa perubahan cepat pada struktur sosial, sedangkan Fenomena B merupakan evolusi karena berlangsung secara lambat dan bertahap

C.      Kedua fenomena tersebut memiliki kecepatan dan dampak yang sama besar terhadap struktur masyarakat

D.     Fenomena A dan B tidak memiliki keterkaitan dengan teori perubahan sosial modern

 

2.    Perhatikan kasus berikut!
Trend gaya busana dan potongan rambut di kalangan remaja perkotaan sering kali berganti mengikuti tren model terbaru yang sedang viral di media sosial dalam hitungan bulan, tanpa mengubah tatanan lembaga kemasyarakatan yang mendasar.
Kategorisasi bentuk perubahan sosial dari fenomena tersebut adalah ...

A.     Perubahan sosial besar yang merombak lembaga kenegaraan

B.      Perubahan revolusioner yang memicu konflik antargenerasi

C.      Perubahan sosial yang pengaruhnya kecil karena hanya menyangkut gaya hidup kelompok tertentu tanpa memengaruhi struktur sosial

D.     Perubahan regresif yang menyebabkan kemunduran peradaban masyarakat

 

3.    Perhatikan wacana berikut!
Penemuan dan penyebaran teknologi jaringan internet berkecepatan tinggi telah mengubah pola komunikasi, transaksi ekonomi, hingga metode pembelajaran di sekolah secara masif dalam satu dekade terakhir.
Faktor internal penyebab perubahan sosial yang mendasari fenomena tersebut adalah ...

A.     Pengaruh kebudayaan asing yang masuk tanpa melalui seleksi

B.      Terjadinya bencana alam yang memaksa penduduk berpindah tempat

C.      Konflik sosial berkepanjangan antarkelompok masyarakat

D.     Penemuan baru (discovery/innovation) di bidang teknologi informasi dan komunikasi

 

4.       Perhatikan data demografi wilayah berikut!
Sebuah kawasan perkotaan mengalami lonjakan arus migrasi masuk dari berbagai daerah secara besar-besaran untuk bekerja di sektor industri, sehingga memicu heterogenitas penduduk dan pergeseran pola interaksi sosial.
Analisis dampak dinamika demografi tersebut terhadap struktur sosial masyarakat setempat adalah ...

A.     Terbentuknya stratifikasi sosial yang lebih kompleks, pudarnya solidaritas mekanik, dan tumbuhnya individualisme

B.      Penurunan jumlah penduduk secara drastis di wilayah perkotaan

C.      Terjaganya kebudayaan lokal secara mutlak tanpa ada pengaruh luar

D.     Berkurangnya fasilitas umum akibat tidak ada mobilitas penduduk

 

5.    Perhatikan cerita berikut!
Sebuah komunitas masyarakat adat di pedalaman secara tegas menolak masuknya jaringan listrik negara dan pembangunan jalan raya beraspal karena dikhawatirkan dapat merusak tatanan nilai tradisi leluhur mereka.
Analisis faktor penghambat perubahan sosial yang melatarbelakangi sikap komunitas tersebut adalah ...

A.     Sikap tertutup terhadap masyarakat luar dan kekhawatiran akan goyahnya integritas nilai-nilai tradisional

B.      Tingginya tingkat pendidikan formal di kalangan warga adat

C.      Keinginan yang kuat untuk segera mengadopsi teknologi modern dunia

D.     Letak geografis yang sangat terbuka terhadap arus globalisasi ekonomi

 

6.     Perhatikan kasus berikut!
Arus modernisasi yang begitu cepat menyebabkan sebagian generasi muda mengabaikan norma kesopanan dan tata krama tradisional dalam berinteraksi dengan orang yang lebih tua, sehingga memicu kebingungan norma di masyarakat.
Analisis terjadinya kondisi anomi dalam masyarakat akibat fenomena tersebut adalah ...

A.     Masyarakat semakin patuh terhadap hukum adat yang berlaku

B.      Melemahnya kekuatan norma lama yang tidak segera diimbangi oleh pedoman norma baru, sehingga timbul ketidakteraturan sosial

C.      Terciptanya keselarasan mutlak antara nilai modern dan tradisional

D.     Meningkatnya tingkat kesejahteraan ekonomi secara merata

 

7.    Perhatikan dua data dampak pembangunan kawasan industri di pedesaan berikut:
Data 1: Peningkatan pendapatan ekonomi warga lokal yang terserap sebagai tenaga kerja pabrik.
Data 2: Munculnya pencemaran air sungai akibat limbah pabrik dan hilangnya lahan pertanian produktif.
Penilaian efektivitas kebijakan pemerintah lokal dalam meminimalkan dampak negatif pembangunan tersebut adalah ...

A.     Kebijakan sudah sangat sempurna karena mengabaikan seluruh keluhan petani

B.      Pemerintah tidak perlu membuat aturan amdal bagi kawasan industri

C.      Kebijakan dinilai belum optimal jika tidak diiringi penegakan hukum lingkungan yang ketat dan program rehabilitasi lahan yang berkelanjutan

D.     Pembangunan industri wajib dihentikan selamanya tanpa terkecuali

 

8.     Perhatikan fenomena berikut!
Tren mode pakaian, gaya arsitektur bangunan, dan bentuk hiburan masa lalu sering kali kembali digandrungi oleh masyarakat dari masa ke masa secara berulang layaknya roda berputar.
Kritik terhadap kesesuaian teori perubahan sosial siklus dengan kondisi riil di masyarakat adalah ...

A.     Teori siklus secara mutlak dapat meramalkan kapan perang dunia akan terjadi

B.      Perubahan sosial selalu berjalan lurus menuju kemajuan tanpa batas akhir

C.      Masyarakat tidak pernah mengalami pengulangan gaya hidup sama sekali

D.     Teori siklus mampu menjelaskan gejala perubahan gaya hidup yang berulang, namun kurang tepat dalam menjelaskan kemajuan teknologi linear yang progresif

 

9.    Perhatikan kasus berikut!
Pasca-perubahan struktur pemerintahan lokal dan perebutan sumber daya ekonomi antar-etnis di suatu daerah, terjadi gesekan dan konflik terbuka antarkelompok masyarakat yang memperebutkan pengaruh kekuasaan.
Penilaian relevansi teori konflik dalam menjelaskan fenomena tersebut adalah ...

A.     Teori konflik sangat relevan karena perubahan sosial sering kali bersumber dari ketimpangan distribusi kekuasaan dan perebutan sumber daya ekonomi antarkelompok

B.      Konflik sosial membuktikan bahwa masyarakat selalu berada dalam keadaan damai tanpa gesekan

C.      Perubahan struktur pemerintahan tidak memengaruhi hubungan antarkelompok

D.     Teori konflik hanya berlaku pada masyarakat purba masa lalu

 

10.     Perhatikan masalah berikut!
Sebuah wilayah pesisir mengalami disorganisasi sosial yang parah akibat hancurnya infrastruktur permukiman dan tercerai-berainya ikatan kekerabatan pascagempa bumi dan tsunami.
Perumusan langkah strategis reorganisasi sosial masyarakat setempat yang paling tepat adalah ...

A.     Membiarkan warga hidup berpencar tanpa bantuan pemulihan psikososial

B.      Membentuk lembaga rehabilitasi komunitas, memulihkan fasilitas pelayanan publik, dan merajut kembali modal sosial melalui gotong royong

C.      Mengusir seluruh penduduk asli keluar dari wilayah bencana selamanya

D.     Menyerahkan seluruh proses pemulihan kepada pihak investor swasta asing


KESIMPULAN MATERI

Perubahan sosial merupakan proses yang kompleks dan multidimensional, baik dari segi kecepatan, cakupan, penyebab, maupun dampaknya terhadap kehidupan masyarakat. Perubahan dapat berlangsung secara evolutif maupun revolutif, berdampak kecil maupun besar, serta dipengaruhi oleh faktor internal seperti penemuan baru dan dinamika penduduk maupun faktor eksternal seperti modernisasi dan bencana alam.

Perubahan sosial juga dapat menimbulkan dampak positif dan negatif, seperti peningkatan kesejahteraan dan perkembangan teknologi, tetapi juga dapat memunculkan konflik, anomi, disorganisasi sosial, serta kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan beradaptasi, mempertahankan nilai-nilai positif, mengelola konflik, dan melakukan reorganisasi sosial agar perubahan dapat diarahkan menuju kehidupan masyarakat yang lebih maju, harmonis, dan berkelanjutan.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN






1 komentar:

Raisa Latifa Aurelia mengatakan...

Raisa Latifa Aurelia 9B

1. B — Fenomena A adalah revolusi karena berlangsung cepat dan mengubah struktur sosial, sedangkan B adalah evolusi karena terjadi bertahap.

2. C — Perubahannya hanya memengaruhi gaya hidup kelompok tertentu dan tidak mengubah struktur sosial secara mendasar.

3. D — Penemuan baru (discovery/innovation) di bidang teknologi informasi menjadi faktor internal perubahan sosial.

4. A — Migrasi besar-besaran menyebabkan masyarakat semakin heterogen, stratifikasi sosial lebih kompleks, dan individualisme dapat berkembang.

5. A — Sikap tertutup terhadap masyarakat luar dan kekhawatiran terhadap perubahan nilai tradisional menjadi penghambat perubahan sosial.

6. B — Anomi terjadi ketika norma lama melemah, sementara norma baru belum terbentuk kuat sehingga muncul ketidakteraturan sosial.

7. C — Kebijakan belum optimal jika tidak disertai penegakan hukum lingkungan dan rehabilitasi lahan yang berkelanjutan.

8. D — Teori siklus cocok menjelaskan pengulangan gaya hidup, tetapi kurang cocok untuk menjelaskan perkembangan teknologi yang cenderung maju secara linear.

9. A — Teori konflik relevan karena konflik dapat muncul akibat perebutan kekuasaan dan sumber daya ekonomi antarkelompok.

10. B — Reorganisasi yang tepat dilakukan dengan memulihkan fasilitas publik, membentuk lembaga rehabilitasi, dan memperkuat gotong royong.