Welcome

<< Mulai dengan cerita yang menarik>> << SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA >>

Senin, 26 Oktober 2026

Agit CD : Interaksi Maysarakat Abad 21

 



https://aprizal79.blogspot.com/2026/10/agit-cd-interaksi-maysarakat-abad-21_01119474001.html 


 

Idendtitas

Nama Guru

:

Aprizal

Mata Pelajaran

:

Ilmu Pengetahuan Sosial

Hari/Tanggal

:

Senin, 26  Oktober 2026

Fase/Kelas

:

D / 9CD

Judul Materi

:

Interaksi  Maysarakat Abad 21

 

 

https://www.youtube.com/watch?v=3BYTVw7NW8s

 

Capaian Pembelajaran

:

Pada akhir Fase D, peserta didik mampu Memahami karakter masyarakat jaringan (network society) dan kolaborasi global melalui media sosial.

 

Tujuan Pembelajaran

:

Peserta didik dapat mengevaluasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial.

ü Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik secara kritis, teliti, dan sadar penuh (present & reflective) merefleksikan pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society)

 

ü Meaningfull (Bermakna)

:

Pembelajaran dikaitkan langsung dengan kehidupan sehari-hari peserta didik, sehingga mereka paham pentingnya mengevaluasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial.

ü Joyful

(Menyenangkan)

:

Belajar dilakukan melalui aktivitas kolaboratif yang interaktif seperti game/quiz kuis keamanan digital, bermain peran (role-play), atau analisis pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial dalam format diskusi kelompok yang seru

 

AlurnTujuan Pembelajaran

 

Pengenalan & Pemahaman Ekosistem Ekonomi Digital

:

Pada tahap ini, peserta didik mampu mengevaluasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial.

Pemetaan Risiko Transaksi Keuangan Digital

:

Peserta didik mampu Menganalisis dan mengidentifikasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan.

 

Penerapan Prosedur Keamanan & Evaluasi Transaksi

:

Pada tahap akhir, peserta mampu  menerapkan langkah-langkah preventif dan prosedur aman dalam pola interaksi dalam masyarakat jaringan.

 


MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

 

Anak-anakku, sebelum kita membahas pola interaksi dalam masyarakat jaringan mari kita renungkan bersama:

·         Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah Pencipta alam semesta beserta segala akal pikiran dan potensi manusia, yang kemudian melahirkan inovasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan.

·         Al-Malik (Maha Memelihara):  Allah SWT adalah Penguasa mutlak yang memelihara segala urusan hamba-Nya. Dalam konteks pola interaksi dalam masyarakat jaringan, pemeliharaan ini tercermin dari perlunya pengaturan, regulasi, dan prosedur keamanan yang ketat untuk melindungi privasi sesama manusia.

·         Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT menjamin dan memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya melalui berbagai jalan, termasuk melalui pola interaksi dalam masyarakat jaringan yang jujur, serta transparan   

 

Pernahkah kalian memperhatikan bagaimana orang tua kalian berinteraksi? Apakah mereka selalu menggunakan alat komunikasi? Saat ini, kita hidup di era di mana cara kita berkomunikasi telah bertransformasi secara signifikan. Jika dahulu masyarakat berkomunikasi secara langsung, kini dapat selesai hanya dalam hitungan detik melalui gawai di genggaman tangan.

Pada pembelajaran kali ini, kita akan menjelajahi  pola interaksi dalam masyarakat jaringan  hingga dampaknya terhadap aktivitas masyarakat modern. Mari pelajari bagaimana teknologi digital mengubah tata cara berinteraksi kita secara bijak dan aman!     

https://www.youtube.com/watch?v=5nMQaB9TNPE

 

I. Pengertian dan Hakikat Interaksi Masyarakat Abad 21

Abad ke-21 merupakan era transformasi peradaban manusia yang didorong oleh dua mesin utama: Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang masif serta Globalisasi.

·         Karakteristik Utama:

    • Tanpa Batas Geografis (Borderless): Jarak fisik bukan lagi hambatan utama dalam membangun relasi sosial.
    • Interaksi Hibrid (Hybrid Interaction): Manusia abad 21 hidup di dua dunia secara bersamaan—dunia nyata (tatap muka) dan dunia maya (digital).
    • Kecepatan & Instanitas: Informasi, tren, dan komunikasi mengalir dalam hitungan detik secara global.

II. Bentuk-Bentuk Interaksi Masyarakat Abad 21

Interaksi sosial kini bertransformasi ke dalam tiga ranah utama:

1.       Interaksi Digital (Dunia Maya / Cyberspace)

o    Berlangsung melalui media sosial (Instagram, TikTok, X), aplikasi perpesanan (WhatsApp, Telegram), hingga platform konferensi video (Zoom, Google Meet).

o    Melahirkan Komunitas Virtual (Interest-based Communities), yaitu kelompok sosial yang terbentuk bukan karena kedekatan tempat tinggal, melainkan kesamaan hobi, minat, atau ideologi.

2.       Interaksi Ekonomi Digital (E-Commerce & Digital Economy)

o    Pergeseran pola konsumsi dari pasar konvensional menuju pasar daring (marketplace) dan sistem pembayaran non-tunai (e-wallet, QRIS, internet banking).

o    Munculnya Ekonomi Berbagi (Sharing Economy) dan sistem kerja fleksibel (gig economy seperti freelancer global yang dapat dikerjakan dari mana saja).

3.       Interaksi Budaya Transnasional (Cultural Hybridization)

o    Terjadinya pertukaran budaya antarbangsa yang sangat cepat, seperti demam K-Pop, anime Jepang, fesyen barat, hingga kuliner global.

o    Proses Akulturasi dan Asimilasi melahirkan tren budaya populer baru (pop culture) di kalangan remaja.

III. Dampak Interaksi Masyarakat Abad 21 

https://www.youtube.com/watch?v=XY-5FZ1sn80

Setiap perubahan selalu membawa dua sisi mata uang: peluang dan tantangan.

A. Dampak Positif (Peluang)

ü  Efisiensi & Konektivitas: Akses ilmu pengetahuan dan komunikasi menjadi jauh lebih cepat, mudah, dan murah.

ü  Kolaborasi Global: Memungkinkan pelajar atau profesional bekerja sama lintas negara dalam proyek sains, pendidikan, maupun bisnis.

ü  Peluang Ekonomi Baru: Lahirnya profesi modern yang diminati generasi muda, seperti content creator, digital marketer, data analyst, dan UI/UX designer.

ü  Demokratisasi Informasi: Ruang publik digital memberikan kesempatan yang setara bagi siapa saja untuk menyampaikan aspirasi dan belajar secara mandiri.

B. Dampak Negatif (Tantangan & Ancaman)

ü  Individualisme & Degradasi Interaksi Langsung: Intensitas gawai yang tinggi berpotensi menurunkan empati, kepekaan sosial, dan kemampuan komunikasi langsung (face-to-face).

ü  Kejahatan Siber (Cybercrime): Ancaman nyata berupa penipuan daring (phishing), pencurian data pribadi, cyberbullying, hingga masifnya penyebaran berita bohong (hoaks).

ü  Kesenjangan Digital (Digital Divide): Ketimpangan fasilitas teknologi dan internet antara wilayah perkotaan dan perdesaan, atau antargolongan ekonomi.

ü  Pengikisan Budaya (Cultural Erosion): Risiko tergesernya nilai-nilai kearifan lokal, etika ketimuran, dan identitas nasional akibat adopsi budaya luar yang tidak disaring.

 

IV. Sikap Bijak dan Solusi Menghadapi Interaksi Abad 21

Sebagai pelajar kelas 9 yang dipersiapkan menjadi Warga Negara Digital yang Bertanggung Jawab (Smart Digital Citizen), kalian perlu menguasai kompetensi berikut:

1.       Literasi Digital:

Kemampuan aktif untuk mengakses, memahami, mengevaluasi secara kritis, dan menggunakan media digital secara aman, produktif, dan beretika.

2.       Keterampilan Abad 21 (4C):

o    Critical Thinking (Berpikir Kritis): Mampu memilah informasi yang valid dan mengidentifikasi berita hoaks sebelum membagikannya.

o    Creativity (Kreativitas): Memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menciptakan karya yang positif dan inovatif.

o    Collaboration (Kolaborasi): Bekerja sama secara luas dan positif melalui jaringan digital.

o    Communication (Komunikasi): Menerapkan etika berkomunikasi di dunia maya (netiquette), menghargai pendapat orang lain, dan menghindari ujaran kebencian.

3.       Penguatan Identitas Nasional & Kearifan Lokal:

Menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai filter utama dalam menyaring arus informasi dan budaya global agar jati diri bangsa tetap terjaga.

 

 

  ALAT PERAGA/MEDIA PEMBELAJARAN :

Ø  Video Pembelajaran (tertuang dalam link)

Ø  PPT Pembelajaran /CANVA/GAMBAR (sesuai materi)

Ø  LCD, Laptop/Layar PID/Android/Gawai

 

 

 

ASSESSMENT

Pertanyaan: "Sebagai remaja yang tumbuh di era digital, apa satu kebiasaan kecil yang bisa kamu lakukan mulai hari ini untuk mengurangi dampak negatif media sosial terhadap kesehatan mental dan kehidupan sosialmu di dunia nyata?" tidak perlu dijawab, namun refleksilah diri kalian sendiri!!!

 

 

KESIMPULAN MATERI

 

DEFINISI

Interaksi masyarakat Abad 21 adalah pola hubungan antarindividu/kelompok yang memanfaatkan teknologi digital dan komunikasi canggih, sehingga dapat berlangsung secara lintas batas wilayah dan waktu (tanpa batas).

 

BENTUK INTERAKSI

o   Interaksi Digital: Komunikasi via media sosial, platform pesan singkat, dan komunitas virtual.

o   Interaksi Ekonomi Digital: Jual beli online (E-commerce), pembayaran nontunai (QRIS/E-Wallet), dan pekerjaan jarak jauh.

o   Interaksi Budaya: Pertukaran dan pengaruh budaya global (pop culture) melalui media massa digital.

 

3. DAMPAK INTERAKSI ABAD 21

§  Positif : Akses informasi cepat, komunikasi global, efisiensi ekonomi, dan munculnya peluang kerja baru.

§  Negatif : Ancamannya berupa hoaks, cyberbullying, kejahatan siber, menurunnya empati langsung, dan pudarnya kearifan lokal.

 

4. KUNCI SUKSES ABAD 21

§  Menguasai Literasi Digital & Etika Berinternet (Netiquette).

§  Mengembangkan Keterampilan 4C (Berpikir Kritis, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikatif).

§  Menjadikan Nilai Pancasila sebagai Filter Budaya Luar.

 

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN