Welcome

<< Mulai dengan cerita yang menarik>> << SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA >>

Selasa, 03 Februari 2026

K8 Kehidupan Masa Kolonialisme dan Imperialisme


 

https://www.youtube.com/watch?v=HezSmJMgQ6c 

 

Mata Pelajaran

IPS

Kelas/Fase

8C    / Fase D 

Materi

Kehidupan Masa Kolonialisme dan Imperialisme

Pertemuan ke

 2

Guru Pengampu

Aprizal

Waktu Pembelajaran

Selasa 3 Februari  2026

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Murid   memahami  keberagaman kondisi geografis Indonesia, konektivitas antarruang terhadap upaya pemanfaatan dan pelestarian potensi sumber daya alam, faktor aktivitas manusia terhadap perubahan iklim dan potensi bencana alam.

 

Tujuan Pembelajaran

Murid  mampu menganalisis Perubahan masyarakat akibat Kolonialisme dan Imperialisme  melalui diskusi kelompok dan studi kasus secarakritis,  serta mempresentasikan di depan kelas menggunakan Canvas, PPT atau video/mind map atau karya lain sesuai dengan kesiapan siswa.

 

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du. 

 

Masa kolonialisme dan imperialisme di Indonesia, yang berlangsung selama berabad-abad, membawa perubahan mendalam dalam struktur kehidupan masyarakat. Dari dominasi ekonomi hingga pergeseran nilai budaya, periode ini membentuk wajah Indonesia modern.

 

Mari kita  kaitannya materi minggu lalu dengan mareri hari ini..

 

MATERI

 Pengertian Kolonialisme dan Imperialisme

  • Kolonialisme adalah penguasaan suatu wilayah oleh negara lain dengan tujuan mengeksploitasi sumber daya alam dan tenaga manusia demi keuntungan negara penjajah.
  • Imperialisme adalah kebijakan politik suatu negara untuk memperluas kekuasaan atas wilayah lain secara ekonomi, politik, dan budaya. Kedua konsep ini saling berkaitan dalam sejarah Indonesia.

 Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat

  • Kedatangan bangsa-bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda) dipicu oleh tujuan mencari rempah-rempah, kekayaan, dan pasar baru.
  • VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) didirikan dan memiliki hak monopoli perdagangan di Nusantara.
  • Persaingan antar bangsa Eropa memicu dominasi Belanda atas wilayah Nusantara yang kemudian berlanjut ke imperium Hindia Belanda.

 

        I.            Perubahan Masyarakat Akibat Kolonialisme dan Imperialisme

Ø  Aspek Geografis

Perubahan geografis masyarakat termasuk:

  • Penggunaan jalur laut dan darat untuk perdagangan sebagai bagian dari sistem kolonial.
  • Pembangunan fasilitas fisik seperti pelabuhan, jalan, dan jalur kereta api untuk pengangkutan komoditas ekspor.
  • Perubahan persebaran penduduk karena perpindahan tenaga kerja dan transmigrasi awal di bawah kolonialisme.

Ø  Aspek Ekonomi

Kolonialisme dan imperialisme membawa perubahan ekonomi yang signifikan:

  • Eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran, termasuk komoditas pertanian dan pertambangan yang diekspor ke Eropa.
  • Sistem tanam paksa (cultuurstelsel) yang memaksa petani menanam komoditas ekspor dengan harga yang ditetapkan penjajah, menyebabkan kemiskinan dan kelaparan.
  • Monopoli perdagangan oleh pemerintahan kolonial yang merugikan pedagang dan petani pribumi.
  • Pengenalan sistem upah dan pekerjaan kontrak, serta investasi modal asing di perkebunan dan industri.

Ø  Aspek Politik

  • Pemerintahan lokal dan sosio-politik berubah: penguasa asli kehilangan sebagian kekuasaannya, dan struktur birokrasi kolonial muncul.
  • Muncul berbagai bentuk penindasan politik dan pelanggaran hak asasi, memicu ketidakpuasan dan perlawanan rakyat.
  • Perubahan ini juga memicu organisasi pergerakan nasional yang memperjuangkan hak dan kemerdekaan Indonesia.

Ø  Aspek Sosial dan Budaya

  • Terjadi stratifikasi sosial: kelas sosial baru terbentuk antara pribumi, perantau, dan kelas penguasa kolonial.
  • Akulturasi budaya dan masuknya unsur budaya Barat ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
  • Banyak tradisi lokal mengalami perubahan karena sistem pendidikan dan budaya Barat diperkenalkan.
  • Bahasa dan istilah baru masuk ke bahasa Indonesia, dan bangunan bergaya kolonial tetap menjadi bagian dari warisan fisik.

Ø  3.5 Aspek Pendidikan

  • Didirikannya sekolah-sekolah model Barat membuka peluang pendidikan baru bagi sebagian masyarakat pribumi.
  • Muncul golongan terpelajar yang kemudian menjadi pemimpin dalam perjuangan kemerdekaan.
  • Pendidikan kolonial memberi akses literasi, namun tetap dibatasi demi keuntungan penjajah.

 

     II.            Dampak Perubahan Masyarakat

Perubahan akibat kolonialisme dan imperialisme memiliki dampak yang kompleks:

Negatif:

  • Ketimpangan sosial dan ekonomi antara pribumi dan elit penjajah.
  • Kemiskinan, kerja paksa, dan penderitaan rakyat akibat sistem kerja kolonial.
  • Penurunan kemandirian ekonomi dan ketergantungan terhadap pasar luar negeri.

Positif (terbatas):

  • Pengenalan infrastruktur transportasi, pendidikan, dan sistem administrasi yang kemudian dikembangkan pada masa pascamerdeka.
  • Pertumbuhan kesadaran nasionalisme melalui pengalaman penindasan dan pendidikan kolonial.

Kaitannya dengan Pergerakan Nasional

Perubahan sosial dan politik akibat kolonialisme memicu bangkitnya gerakan nasionalis yang disalurkan melalui organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, PNI, dan tokoh-tokoh seperti Sukarno dan Hatta yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Resume

Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia dilatarbelakangi oleh keinginan mencari rempah-rempah, kekayaan, dan pasar baru. Bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda datang ke Nusantara dan saling bersaing. Belanda kemudian mendirikan VOC yang memiliki hak monopoli perdagangan. Persaingan antarbangsa Eropa akhirnya mengantarkan Belanda menguasai Nusantara dan membentuk pemerintahan kolonial Hindia Belanda.

Perubahan masyarakat akibat kolonialisme dan imperialisme menimbulkan dampak negatif dan positif. Dampak negatifnya antara lain ketimpangan sosial, kemiskinan, kerja paksa, serta ketergantungan ekonomi pada pihak asing. Namun, terdapat dampak positif yang terbatas, seperti pembangunan infrastruktur, sistem administrasi, dan tumbuhnya kesadaran nasionalisme.

Keseluruhan perubahan tersebut berkaitan erat dengan munculnya pergerakan nasional. Penindasan dan ketidakadilan yang dialami rakyat mendorong lahirnya organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan PNI, serta tokoh-tokoh nasional seperti Soekarno dan Mohammad Hatta yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia

Soal Essay (Latihan Pemahaman)

  1. Sebutkan tiga perubahan sosial yang terjadi akibat kolonialisme!
  2. Mengapa kolonialisme justru mendorong lahirnya pergerakan nasional?
  3. Mengapa sistem tanam paksa merugikan rakyat Indonesia?
  4. Siapa pihak yang paling diuntungkan dari sistem tersebut?
  5. Bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan sosial masyarakat desa?

 

Sumber Literasi & Bacaan

Ø   https://aprizal79.blogspot.com/

Ø   https://bobo.grid.id/read/083741560/pengaruh-kondisi-geografis-indonesia-terhadap-penjelajahan-samudra?page=all    

Ø  Buku Teks Utama: Kemendikbudristek. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VIII. (Edisi terbaru kurikulum Merdeka/K-13).

https://palembang.tribunnews.com/2025/02/11/latihan-soal-ips-kelas-8-smpmts-materi-perubahan-masyarakat-akibat-kolonialisme-dan-imperialisme