https://www.youtube.com/watch?v=uhbTfdWXlqM
Identitas
|
Nama Guru |
: |
Aprizal |
|
Mapel Diampu |
: |
IPS |
|
Hari/Tanggal |
: |
Selasa, 31 Maret 2026 |
|
Kelas |
: |
9ACD |
|
Materi |
: |
Kerja Sama Internasional dan
Peran Indonesia |
Tujuan
Pembelajaran
Peserta
didik mampu Menganalisis perkembangan dan bentuk-bentuk kerja sama
internasional, serta keterlibatan Indonesia di dalamnya.
Materi
Assalamu'alaikum
Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi
robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal
mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi
aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Berikut
ini materi tersebut, yuks kita simak:
Kerja sama
internasional adalah hubungan antarnegara untuk memenuhi kebutuhan
bersama, dilandasi politik bebas aktif Indonesia. Bentuknya meliputi bilateral
(dua negara), regional (kawasan, misal ASEAN), dan multilateral (dunia, misal
PBB). Peran Indonesia mencakup pendiri ASEAN, aktif di PBB, G20, dan menjalin
kerjasama ekonomi/politik untuk perdamaian dunia.
Berikut
adalah rincian materi IPS Kelas 9 mengenai Kerja Sama Internasional dan Peran
Indonesia:
Di tengah
dinamika geopolitik yang kian kompleks, pemahaman mengenai esensi kerja sama
internasional menjadi fondasi krusial bagi Indonesia untuk memantapkan
posisinya di panggung dunia.
Menghadapi
tantangan global mulai dari krisis iklim hingga pemulihan ekonomi, sinergi
antarnegara kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan demi
keberlangsungan peradaban.
v Hakikat Kerja Sama Internasional
- Definisi:
Hubungan yang dijalin antara satu negara dengan negara lain atau dengan
lembaga internasional untuk mencapai tujuan bersama atas dasar saling
menguntungkan.
- Tujuan:
Menjaga perdamaian dunia, mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan
kualitas SDM, dan mengatasi masalah global (seperti pandemi dan perubahan
iklim).
v Bentuk-Bentuk Kerja Sama
- Bilateral:
Kerja sama antara dua negara (Contoh: Indonesia dengan Arab Saudi terkait
kuota Haji).
- Regional:
Kerja sama antarnegara dalam satu kawasan geografis (Contoh: ASEAN, Uni
Eropa).
- Multilateral:
Kerja sama yang melibatkan banyak negara tanpa batasan wilayah (Contoh:
PBB, WTO, WHO)
v Peran Indonesia dalam Kerja Sama
Internasional
- Politik
Luar Negeri Bebas Aktif: Indonesia tidak memihak blok manapun namun tetap
berperan aktif dalam menciptakan ketertiban dunia.
- Organisasi:
Indonesia merupakan pendiri ASEAN, anggota aktif PBB, G20, serta penggagas
Konferensi Asia Afrika (KAA).
v
Tantangan Kerja Sama Dunia
Perbedaan kepentingan nasional,
hambatan tarif dan non-tarif dalam perdagangan, konflik bersenjata, serta
kesenjangan kemajuan teknologi antarnegara.
1. Bentuk Kerja Sama Internasional
- Bilateral: Kerja sama dua negara,
seperti Indonesia-Jepang (ekonomi) atau Indonesia-Arab Saudi (haji).
- Regional: Kerja sama negara dalam
satu kawasan, seperti ASEAN (Asia Tenggara), Uni Eropa, atau APEC.
- Multilateral: Kerja sama lebih dari
dua negara tanpa batasan wilayah, seperti PBB (Perserikatan
Bangsa-Bangsa), WTO (Perdagangan Dunia), dan OPEC (Minyak).
2. Latar Belakang Kerja Sama
- Perbedaan
sumber daya alam.
- Perbedaan
ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Kebutuhan
untuk menjaga perdamaian dunia.
- Keinginan
meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pertukaran budaya.
3. Peran Indonesia dalam Kerja
Sama Internasional
Indonesia menganut politik luar
negeri bebas aktif, yang berarti tidak memihak blok tertentu dan
aktif menciptakan perdamaian dunia.
- Dalam
ASEAN (Regional):
- Salah
satu negara pendiri ASEAN (1967).
- Sering
menjadi tuan rumah KTT ASEAN.
- Aktif
dalam penyelesaian konflik di kawasan Asia Tenggara.
- Dalam
PBB (Multilateral):
- Mengirimkan
Kontingen Garuda untuk pasukan perdamaian PBB.
- Menjadi
anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
- Dalam
G20:
- Anggota
forum ekonomi utama dunia untuk mencapai pertumbuhan yang
berkesinambungan.
- Kerja
Sama Ekonomi:
- Aktif
dalam organisasi perdagangan internasional (WTO) untuk meningkatkan
ekspor.
4. Manfaat Kerja Sama bagi
Indonesia
- Ekonomi: Meningkatkan ekspor,
investasi, dan devisa negara.
- Politik: Mendapatkan dukungan
kedaulatan dan stabilitas keamanan regional.
- Sosial-Budaya: Pertukaran pelajar,
mahasiswa, dan kebudayaan.
Dengan demikian, peran aktif
Indonesia di kancah internasional bertujuan untuk kepentingan nasional
sekaligus mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan dunia.
Kesimpulan
Materi
Menunggu
hasil KBM di Kelas berjalan.
Assessment
1.
Jelaskan
apa yang dimaksud dengan politik luar negeri Bebas Aktif Indonesia dan
bagaimana prinsip tersebut diterapkan dalam kerja sama internasional saat ini!
2.
Indonesia
merupakan salah satu negara pendiri ASEAN. Menurut pendapatmu, mengapa posisi
sebagai pendiri ini sangat penting bagi pengaruh diplomasi Indonesia di kawasan
Asia Tenggara?
3.
Salah
satu tantangan kerja sama internasional adalah adanya perbedaan kepentingan
nasional. Bagaimana sebaiknya Indonesia bersikap jika suatu kerja sama
multilateral ternyata kurang menguntungkan bagi industri dalam negeri?
Refleksi
Setelah
mempelajari materi ini, murid memahami
bahwa kerja sama internasional sangat penting bagi setiap negara, termasuk
Indonesia, karena tidak ada negara yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri
tanpa bantuan negara lain. Kerja sama ini membantu menciptakan perdamaian
dunia, meningkatkan ekonomi, serta mengatasi berbagai masalah global seperti
pandemi dan perubahan iklim.
Murid juga menyadari bahwa Indonesia memiliki peran
yang cukup besar di dunia internasional melalui politik luar negeri bebas
aktif. Indonesia tidak memihak kekuatan tertentu, tetapi tetap aktif dalam
menjaga perdamaian, seperti melalui keikutsertaan dalam organisasi
internasional dan pengiriman pasukan perdamaian.
Selain
manfaatnya, murid juga memahami bahwa
kerja sama internasional memiliki tantangan, seperti perbedaan kepentingan
antarnegara dan konflik yang dapat menghambat hubungan kerja sama.
Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar