Idendtitas
Nama Guru | : | Aprizal |
Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Sosial |
Hari/Tanggal | : | Senin, 21 September 2026 |
Fase/Kelas | : | D / 8C |
Judul Materi | : | KISI-KISI INDIKATOR SOAL ASESMEN SUMATIF TENGAH SEMESTER (STS) GANJIL |
Capaian Pembelajaran | : | Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu menganalisis keragaman alam Indonesia, mengevaluasi pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan potensi sumber daya manusia (SDM), serta merumuskan peran lembaga sosial dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan |
Tujuan Pembelajaran | : | Peserta didik dapat menganalisis pengaruh kondisi geografis terhadap keragaman alam, mengevaluasi pemanfaatan SDA dan dinamika SDM, serta merancang skema kolaborasi antarlembaga sosial dalam pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan |
ü Mindfull (Berkesadaran) | : | Peserta didik
|
ü Meaningfull (Bermakna) | : | Peserta didik mampu mengaitkan dampak fenomena sosial dan era digital dengan kehidupan sehari-hari, serta memahami relevansi kearifan lokal sebagai identitas bangsa dan solusi atas isu sosial-lingkungan di sekitarnya.
|
ü Joyful (Menyenangkan) | : | Peserta didik
|
AlurnTujuan Pembelajaran |
| |
Eksplorasi dan Identifikasi (Mengenal Konsep Dasar) | : | Pada tahap ini, peserta didik mampu menjelaskan pengaruh letak astronomis, geologis, iklim, dan persebaran fauna; mengelompokkan jenis SDA; mengidentifikasi indikator kependudukan (IPM dan piramida penduduk); serta menjelaskan peran dasar lembaga sosial (keluarga, pendidikan, ekonomi, politik, hukum, dan adat) |
Analisis dan Kontekstualisasi (Memahami Sistem Kerja Kearifan Lokal) | : | Peserta didik mampu menelaah hubungan topografi dengan pola pemukiman, menganalisis dampak ekologis eksploitasi SDA dan deforestasi, menelaah peluang serta tantangan bonus demografi, dan mengevaluasi pertentangan peran antarlembaga sosial dalam isu lingkungan
|
Sintesis dan Komunikasi (Menjelaskan Secara Utuh) | : | Pada tahap akhir, peserta mampu merumuskan strategi mitigasi bencana berbasis kearifan lokal, gagasan pengelolaan limbah/SDA secara berkelanjutan, rancangan program pelatihan SDM adaptif era digital, serta merancang skema kolaborasi antarlembaga sosial secara terstruktur dan utuh |
Materi
|
No. |
Lingkup Materi |
Level Kognitif |
Indikator Soal |
|
1 |
Keragaman Alam Indonesia |
C2 |
Disajikan narasi kondisi geografis Indonesia, peserta didik
dapat menjelaskan pengaruh letak astronomis terhadap pembagian wilayah iklim
di Indonesia. |
|
2 |
Keragaman Alam Indonesia |
C2 |
Disajikan peta geologis Indonesia, peserta didik dapat
mengidentifikasi dampak pertemuan tiga lempeng tektonik utama di Indonesia. |
|
3 |
Keragaman Alam Indonesia |
C2 |
Disajikan deskripsi tentang relief daratan dan lautan, peserta
didik dapat membedakan karakteristik bentuk muka bumi di wilayah Indonesia
Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur. |
|
4 |
Keragaman Alam Indonesia |
C3 |
Disajikan data suhu rata-rata dan curah hujan di suatu
wilayah, peserta didik dapat menentukan jenis iklim musim yang sedang
berlangsung di Indonesia. |
|
5 |
Keragaman Alam Indonesia |
C3 |
Disajikan peta persebaran fauna, peserta didik dapat
menentukan persebaran jenis fauna endemis berdasarkan Garis Wallace dan Garis
Weber. |
|
6 |
Keragaman Alam Indonesia |
C3 |
Disajikan skenario aktivitas masyarakat di kawasan dataran
tinggi, peserta didik dapat menentukan pola adaptasi pemukiman dan mata
pencaharian penduduk setempat. |
|
7 |
Keragaman Alam Indonesia |
C4 |
Disajikan peta tematik bentang alam dan jaringan jalan,
peserta didik dapat menganalisis hubungan antara kondisi topografi wilayah
dengan pemicu pemusatan pemukiman penduduk. |
|
8 |
Keragaman Alam Indonesia |
C4 |
Disajikan data historis bencana geologis, peserta didik dapat
menelaah keterkaitan posisi Ring of Fire dengan tingkat kerentanan
bencana erupsi gunung api di Indonesia. |
|
9 |
Keragaman Alam Indonesia |
C4 |
Disajikan fenomena pergeseran pola musim akibat perubahan
iklim global, peserta didik dapat menganalisis dampaknya terhadap kalender
tanam sektor pertanian nasional. |
|
10 |
Keragaman Alam Indonesia |
C5 |
Disajikan perbandingan potensi wilayah daratan dan perairan
laut Indonesia, peserta didik dapat menilai keunggulan strategis posisi
Indonesia sebagai poros maritim dunia. |
|
11 |
Keragaman Alam Indonesia |
C5 |
Disajikan dua skenario pembangunan wilayah (pesisir vs
pegunungan), peserta didik dapat memutus kriteria tata ruang yang paling
minim risiko kerusakan lingkungan. |
|
12 |
Keragaman Alam Indonesia |
C6 |
Disajikan karakteristik wilayah pegunungan yang rawan longsor,
peserta didik dapat merumuskan konsep strategi mitigasi bencana berbasis
kearifan lokal. |
|
13 |
Keragaman Alam Indonesia |
C6 |
Disajikan permasalahan kerusakan bentang alam kawasan pesisir,
peserta didik dapat merancang gagasan zonasi kawasan konservasi pesisir
secara berkelanjutan. |
|
14 |
Pemanfaatan SDA |
C2 |
Disajikan daftar berbagai jenis sumber daya alam, peserta
didik dapat mengelompokkan SDA berdasarkan kriteria dapat diperbarui dan
tidak dapat diperbarui. |
|
15 |
Pemanfaatan SDA |
C2 |
Disajikan deskripsi mengenai jenis-jenis bahan galian, peserta
didik dapat menjelaskan pemanfaatan barang tambang Golongan A, B, dan C bagi
perekonomian. |
|
16 |
Pemanfaatan SDA |
C2 |
Disajikan peta tambang Indonesia, peserta didik dapat
mengidentifikasi wilayah persebaran potensi tambang minyak bumi dan gas alam
di Indonesia. |
|
17 |
Pemanfaatan SDA |
C3 |
Disajikan deskripsi kondisi perairan laut Indonesia, peserta
didik dapat menentukan potensi pemanfaatan SDA laut di sektor ekowisata
bahari. |
|
18 |
Pemanfaatan SDA |
C3 |
Disajikan data konsumsi energi fosil yang membesar, peserta
didik dapat menentukan contoh penerapan energi terbarukan yang relevan
dikembangkan di lingkungan sekitar. |
|
19 |
Pemanfaatan SDA |
C3 |
Disajikan contoh kegiatan ekstraksi hasil hutan, peserta didik
dapat menentukan tindakan pemanfaatan hutan produksi yang sesuai dengan
prinsip pembalakan berkelanjutan. |
|
20 |
Pemanfaatan SDA |
C4 |
Disajikan artikel tentang eksploitasi air tanah berlebihan di
kawasan perkotaan, peserta didik dapat menganalisis dampak ekologis berupa
penurunan permukaan tanah (land subsidence). |
|
21 |
Pemanfaatan SDA |
C4 |
Disajikan data persebaran SDA hasil tambang dan industri
pengolahan, peserta didik dapat mengaitkan ketersediaan SDA lokal dengan
pemerataan pembangunan ekonomi daerah. |
|
22 |
Pemanfaatan SDA |
C4 |
Disajikan grafik laju deforestasi hutan, peserta didik dapat
menelaah faktor alih fungsi lahan terhadap penurunan fungsi ketersediaan SDA
air dan keanekaragaman hayati. |
|
23 |
Pemanfaatan SDA |
C5 |
Disajikan kasus pertentangan antara pembukaan izin tambang dan
pelestarian lingkungan hidup, peserta didik dapat mengevaluasi kebijakan
penerbitan izin usaha pertambangan. |
|
24 |
Pemanfaatan SDA |
C5 |
Disajikan data dua metode penangkapan ikan (penggunaan pukat
harimau vs jaring ramah lingkungan), peserta didik dapat membandingkan
efisiensi dan dampak ekologis keduanya untuk memilih metode terbaik. |
|
25 |
Pemanfaatan SDA |
C6 |
Disajikan masalah penumpukan sampah plastik di ekosistem
perairan, peserta didik dapat merumuskan gagasan pengelolaan limbah berbasis
ekonomi sirkular (circular economy). |
|
26 |
Sumber Daya Manusia |
C2 |
Disajikan data jumlah penduduk dan luas wilayah, peserta didik
dapat menjelaskan konsep kepadatan penduduk aritmatik. |
|
27 |
Sumber Daya Manusia |
C2 |
Disajikan bentuk piramida penduduk ekspansif, peserta didik
dapat mengidentifikasi karakteristik laju pertumbuhan penduduk yang
ditunjukkan piramida tersebut. |
|
28 |
Sumber Daya Manusia |
C2 |
Disajikan narasi indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM),
peserta didik dapat menjelaskan tiga komponen utama pengukur kualitas SDM
(pendidikan, kesehatan, dan pendapatan). |
|
29 |
Sumber Daya Manusia |
C3 |
Disajikan data angka kelahiran, kematian, imigrasi, dan
emigrasi suatu wilayah, peserta didik dapat menghitung angka pertumbuhan
penduduk total. |
|
30 |
Sumber Daya Manusia |
C3 |
Disajikan skenario perpindahan penduduk dari desa ke kota,
peserta didik dapat menentukan jenis migrasi dan faktor pendorong utama
fenomena tersebut. |
|
31 |
Sumber Daya Manusia |
C3 |
Disajikan data komposisi penduduk usia produktif dan
nonproduktif, peserta didik dapat menentukan nilai Angka Beban Ketergantungan
(Dependency Ratio). |
|
32 |
Sumber Daya Manusia |
C4 |
Disajikan data proyeksi bonus demografi Indonesia, peserta
didik dapat menganalisis peluang serta tantangan ketersediaan tenaga kerja
usia produktif terhadap pertumbuhan ekonomi. |
|
33 |
Sumber Daya Manusia |
C4 |
Disajikan kasus ketimpangan sebaran fasilitas pendidikan
antarwilayah, peserta didik dapat menelaah dampaknya terhadap pemerataan
kualitas SDM di Indonesia. |
|
34 |
Sumber Daya Manusia |
C4 |
Disajikan data statistik tingkat pendidikan angkatan kerja,
peserta didik dapat menganalisis hubungan tingkat pendidikan dengan
produktivitas perekonomian nasional. |
|
35 |
Sumber Daya Manusia |
C5 |
Disajikan dua deskripsi program peningkatan kualitas SDM
(pelatihan vokasi vs bantuan tunai langsung), peserta didik dapat menilai
program yang paling efektif menurunkan tingkat pengangguran struktural. |
|
36 |
Sumber Daya Manusia |
C5 |
Disajikan fenomena ketidaksesuaian (mismatch) antara
kualifikasi lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia industri, peserta didik
dapat mengkritisi efektivitas kurikulum pendidikan saat ini. |
|
37 |
Sumber Daya Manusia |
C6 |
Disajikan permasalahan rendahnya daya saing digital pada
tenaga kerja muda lokal, peserta didik dapat merancang program pelatihan
keterampilan kerja yang adaptif dengan era digital. |
|
38 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan deskripsi tugas lembaga keluarga, peserta didik
dapat menjelaskan peran keluarga sebagai agen sosialisasi primer dalam
pembentukan karakter SDM unggul. |
|
39 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan narasi tentang lembaga ekonomi, peserta didik dapat
mengidentifikasi fungsi lembaga ekonomi dalam mengatur tata cara pemanfaatan
SDA. |
|
40 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan contoh aktivitas sekolah, peserta didik dapat
menjelaskan peran lembaga pendidikan dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan
penguasaan teknologi. |
|
41 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan contoh regulasi pemerintah, peserta didik dapat
mengidentifikasi kewenangan lembaga politik dalam menetapkan undang-undang
perlindungan lingkungan hidup. |
|
42 |
Peran Lembaga Sosial |
C3 |
Disajikan contoh kearifan lokal (seperti sistem Sasi di
Maluku atau Hutan Larangan), peserta didik dapat menentukan peran
lembaga adat dalam menjaga kelestarian SDA. |
|
43 |
Peran Lembaga Sosial |
C3 |
Disajikan narasi kegiatan koperasi usaha bersama, peserta
didik dapat menentukan peran lembaga ekonomi dalam pemberdayaan SDM skala
lokal. |
|
44 |
Peran Lembaga Sosial |
C3 |
Disajikan kasus pelanggaran alih fungsi lahan hutan lindung,
peserta didik dapat menentukan tindakan penegakan hukum yang patut dilakukan
oleh lembaga hukum. |
|
45 |
Peran Lembaga Sosial |
C4 |
Disajikan narasi sengketa penggunaan lahan antara masyarakat
adat dan korporasi swasta, peserta didik dapat menganalisis pertentangan
fungsi antara lembaga adat dan lembaga ekonomi. |
|
46 |
Peran Lembaga Sosial |
C4 |
Disajikan kasus rendahnya etika lingkungan di kalangan
pelajar, peserta didik dapat menelaah efektivitas lembaga pendidikan dalam
menanamkan kesadaran ekologis. |
|
47 |
Peran Lembaga Sosial |
C4 |
Disajikan berita penyalahgunaan izin eksplorasi tambang oleh
pejabat publik, peserta didik dapat mengaitkan kelemahan pengawasan lembaga
politik/hukum dengan percepatan kerusakan SDA. |
|
48 |
Peran Lembaga Sosial |
C5 |
Disajikan data perbandingan tingkat keberhasilan pelestarian
hutan yang dikelola lembaga adat vs pihak swasta, peserta didik dapat
mengevaluasi efektivitas norma adat dalam menjaga kelestarian alam. |
|
49 |
Peran Lembaga Sosial |
C5 |
Disajikan program kemitraan antara sekolah vokasi, industri,
dan pemerintah daerah, peserta didik dapat menilai dampak sinergi
antarlembaga sosial tersebut terhadap penyerapan SDM. |
|
50 |
Peran Lembaga Sosial |
C6 |
Disajikan studi kasus wilayah pedesaan yang mengalami
kemiskinan dan kerusakan lingkungan, peserta didik dapat merumuskan skema
kolaborasi antarlembaga sosial (keluarga, pendidikan, ekonomi, adat, dan
pemerintah) untuk pembangunan desa secara berkelanjutan. |
Mari kita bahas satu persatu dari indikator diatas.... a

Tidak ada komentar:
Posting Komentar