Pemanfaatan SDA & Kesejahteraan
Identitas
|
Nama
Guru |
: |
Aprizal |
|
Mata
Pelajaran Diampu |
: |
IPS |
|
Hari/Tanggal |
: |
Senin,
27 Juli 2026 |
|
Kelas |
: |
8
C |
|
Materi |
: |
|
CP |
: |
Peserta
didik mampu : Pada akhir Fase D, peserta didik mengevaluasi pola
pemanfaatan SDA (maritim, tambang, hutan) demi kesejahteraan masyarakat
secara merata. |
|
Tujuan
Pembelajaran |
: |
1)
Mengklasifikasi
jenis komoditas maritim, tambang, dan kehutanan andalan daerah dengan penuh
kesadaran akan kebesaran Allah SWT. 2)
Menjelaskan
rantai nilai pengolahan bahan mentah SDA menjadi barang setengah jadi demi
peningkatan kesejahteraan masyarakat. |
Materi
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil
anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi
washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Pemanfaatan sumber daya alam (SDA) adalah segala
bentuk penggunaan kekayaan alam—seperti bahan pangan, sumber energi, dan bahan
baku industri—untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Pengelolaan yang bijak
sangat diperlukan agar alam tetap terjaga.
Bidang Pemanfaatan SDA
·
Pangan: Tanah dan air dipakai untuk bertani, berkebun,
serta berternak guna menghasilkan makanan.
·
Energi: Minyak bumi, batu bara, air, dan panas bumi diolah
menjadi bahan bakar serta tenaga listrik.
·
Industri: Hasil tambang seperti nikel, emas, dan bijih besi
diubah menjadi barang pakai dan alat elektronik.
·
Pariwisata: Keindahan alam laut dan pegunungan dimanfaatkan
sebagai tempat rekreasi.
Cara Menjaga Kelestarian
·
Menggunakan
air dan listrik seperlunya saja.
·
Melakukan
penanaman kembali (reboisasi) pada lahan yang gundul.
·
Mendaur ulang
sampah plastik dan barang bekas.
Klasifikasi
komoditas andalan daerah terdiri dari sektor maritim, tambang, dan kehutanan
yang mencakup hasil laut, mineral bumi, serta produk kayu.
Komoditas
Maritim
·
Perikanan
Tangkap: Ikan tuna, cakalang,
tongkol, dan teri.
·
Perikanan
Budidaya: Udang windu, ikan
bandeng, dan rumput laut.
·
Bioteknologi
Laut: Mutiara dan teripang.
Komoditas
Tambang
·
Tambang
Mineral Logam: Nikel,
emas, timah, dan tembaga.
·
Tambang
Energi: Batubara, minyak bumi,
dan gas alam.
·
Bahan Galian
Industri: Pasir kuarsa, batu
gamping, dan marmer.
Komoditas
Kehutanan
·
Hasil Hutan
Kayu: Kayu jati, meranti, dan ulin.
·
Hasil Hutan
Bukan Kayu: Rotan, damar, dan getah
pinus.
·
Tumbuhan Obat
& Ekstraktif: Kayu putih
dan gaharu.
Komoditas andalan daerah di Provinsi Lampung
mencakup sektor maritim, tambang, dan kehutanan yang diklasifikasikan menjadi
udang dan rajungan untuk maritim, pasir besi serta batuan untuk tambang, dan
hasil hutan kayu serta bukan kayu dari kawasan konservasi serta lindung.
Komoditas Maritim dan Kelautan
·
Udang: Komoditas ekspor utama dan unggulan dari budidaya
pesisir Lampung.
·
Rajungan: Komoditas perikanan tangkap bernilai ekspor
tinggi yang dikelola secara berkelanjutan.
·
Ikan Karang
& Pelagis: Hasil
tangkapan nelayan di sepanjang perairan pantai barat dan Teluk Lampung.
Komoditas Tambang dan Mineral
·
Pasir Besi: Bahan baku industri logam dan semen yang terdapat
di wilayah pesisir Lampung.
·
Batu Apung
& Sirtu: Material
galian untuk bahan bangunan dan infrastruktur.
·
Marmer &
Batu Gamping: Potensi
mineral non-logam di beberapa area daratan kabupaten.
Komoditas Kehutanan
·
Hasil Hutan
Kayu: Produksi dari hutan tanaman industri dan rakyat
(seperti kayu sengon dan akasia).
·
Hasil Hutan
Bukan Kayu (HHBK): Madu hutan,
rotan, dan getah damar dari kawasan sekitar hutan lindung.
·
Jasa
Lingkungan & Wisata Mangrove: Pemanfaatan ekosistem pesisir dan kawasan taman nasional untuk
ekowisata.
Assessment
1. Mengapa
pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti getah damar serta Jasa
Lingkungan/Wisata Mangrove dinilai lebih unggul dalam menjaga kelestarian
kawasan konservasi dibandingkan sekadar mengambil hasil hutan kayu?
2. Udang
dan rajungan merupakan komoditas ekspor unggulan pesisir Lampung. Bagaimana
strategi pengelolaan yang bijak agar penangkapan dan budidaya kedua komoditas
ini tetap bernilai ekonomi tinggi tanpa merusak ekosistem perairan Teluk
Lampung?
Refleksi
ü Diisi
setelah selesai pembelajaran
ü Apabila
mengajar di kelas berbeda dengan jenjang dan materi yang sama maka ada refleksi
sesuai jumlah kelas nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar