![]() |
| Dokumen pribadi |
https://www.youtube.com/watch?v=mFlYpcG2Szs
Idendtitas
Nama Guru | : | Aprizal |
Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Sosial |
Hari/Tanggal | : | Rabu 14 Oktober 2026 |
Fase/Kelas | : | D / 8D |
Judul Materi | : | Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat. |
Pertemuan ke - | : | 16 |
Capaian Pembelajaran | : | Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu Peserta didik mampu mengklasifikasikan berbagai sektor mata pencaharian masyarakat (agraris, maritim, industri, jasa) di Indonesia.
|
Tujuan Pembelajaran | : | Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik jenis pekerjaan penduduk di dataran rendah dan pesisir. |
ü Mindfull (Berkesadaran) | : | Peserta didik diajak mengamati secara saksama (observasi sadar) melalui media gambar, video, atau teks mengenai aktivitas warga di dataran rendah dan pesisir, lalu diminta menuliskan atau mengungkapkan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan tanpa tergesa-gesa menilai. |
ü Meaningfull (Bermakna) | : | Pembelajaran dikaitkan langsung dengan konteks kehidupan nyata peserta didik di lingkungan sekitar atau daerah tempat tinggal mereka (misalnya mengapa orang di pesisir banyak yang menjadi nelayan, sementara di dataran rendah menjadi petani atau pegawai). |
ü Joyful (Menyenangkan) | : | Suasana kelas dibuat gembira melalui metode permainan tebak profesi berdasarkan ciri-ciri lingkungan kerja di dataran rendah atau pesisir, sehingga peserta didik antusias dan aktif berpartisipasi tanpa tekanan. |
AlurnTujuan Pembelajaran
|
| |
Tahap 1: Eksplorasi Konsep Karakteristik Wilayah | : | Peserta didik mampu mengenali dan membedakan ciri-ciri geografis serta kondisi lingkungan antara dataran rendah dan wilayah pesisir. |
Tahap 2: Pengenalan Jenis Pekerjaan Berdasarkan Wilayah)
| : | Peserta didik mampu menghubungkan kondisi geografis suatu wilayah dengan jenis pekerjaan utama yang dilakukan oleh penduduknya. |
Tahap 3: Analisis Komparatif dan Identifikasi Komprehensif | : | Peserta didik dapat mengidentifikasi, membandingkan, dan menyimpulkan karakteristik serta keterkaitan jenis pekerjaan penduduk di dataran rendah dan pesisir secara utuh. Indikator Ketercapaian: Peserta didik mampu menjelaskan secara komprehensif mengapa karakteristik suatu wilayah menentukan jenis pekerjaan penduduknya melalui contoh konkret. |
MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Anak-anakku, sebelum kita membahas kearifan lokal mari kita renungkan bersama kebeearan Allah yang terkandung dalam Asmaul husna ini dengan materi ini :
· Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT menciptakan alam semesta dengan berbagai bentuk muka bumi yang beragam, seperti dataran rendah dan wilayah pesisir, masing-masing dengan keunikan dan potensi sumber daya alamnya sendiri. Peserta didik diajak untuk mengagumi ciptaan Allah melalui keragaman geografis ini
· Al-Malik (Maha Memelihara): Allah SWT yang mengatur dan memelihara keseimbangan alam di setiap wilayah (dataran rendah dan pesisir). Manusia diberi amanah untuk mengelola dan menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka tinggal dan bekerja.
· Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Keragaman wilayah (dataran rendah dan pesisir) melahirkan jenis pekerjaan yang berbeda (misalnya petani, pedagang, atau pegawai di dataran rendah, serta nelayan, petani tambak, atau pembuat garam di pesisir). Semua pekerjaan tersebut merupakan bentuk ikhtiar manusia dalam menjemput rezeki yang telah diatur dan disebarkan oleh Ar-Razzaq.
Tahukah kalian bahwa kondisi geografis suatu wilayah sangat memengaruhi cara masyarakatnya memenuhi kebutuhan hidup? Bentuk muka bumi seperti dataran rendah dan wilayah pesisir memberikan sumber daya alam yang berbeda, sehingga menciptakan jenis-jenis pekerjaan yang khas. Yuk, kita pelajari bersama bagaimana masyarakat di dataran rendah dan pesisir memanfaatkan wilayahnya melalui aktivitas ekonomi!"
A. Aktivitas Ekonomi di Wilayah Dataran Rendah
Dataran rendah adalah wilayah datar yang berada pada ketinggian kurang dari 200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Wilayah ini umumnya memiliki akses transportasi yang mudah, tanah yang subur, serta pemukiman yang padat.
- Karakteristik Pekerjaan:
- Pertanian & Perkebunan: Bertani padi, jagung, palawija, dan sayuran karena ketersediaan air dan tanah subur.
- Peternakan: Berternak ayam, unggas, sapi, atau kambing.
- Perdagangan & Jasa: Menjadi pedagang di pasar tradisional/modern, wirausaha, pegawai bank, atau penyedia jasa transportasi.
- Industri & Manufaktur: Bekerja sebagai buruh pabrik, teknisi, atau manajer di kawasan industri yang banyak dibangun di dataran rendah.
B. Aktivitas Ekonomi di Wilayah Pesisir
https://www.youtube.com/watch?v=kiIZXD0msoI
Pesisir adalah wilayah perbatasan antara daratan dan lautan. Karakteristik utamanya ditandai oleh iklim yang cenderung panas, angin kencang, serta ketergantungan yang tinggi pada sumber daya laut dan wilayah perairan.
- Karakteristik Pekerjaan:
https://www.youtube.com/watch?v=yCPh2BRe4SY
- Nelayan: Menangkap ikan dan hasil laut (seperti udang, cumi, dan kerang) di laut lepas.
- Budi Daya Tambak: Pengusaha atau pekerja tambak udang, bandeng, dan rumput laut di sekitar pantai.
- Pengolahan Hasil Laut: Bekerja di industri pengasingan ikan, pembuat terasi, atau pengalengan ikan.
- Pembuat Garam: Memanfaatkan penguapan air laut dan sinar matahari untuk memproduksi garam.
- Pariwisata Bahari: Pemandu wisata, pengelola penginapan/homestay, pembuat suvenir, dan penyedia jasa sewa perahu/alat penyelaman.
C. Tabel Perbandingan Karakteristik Pekerjaan
https://www.youtube.com/watch?v=7VWPonQS_4k
Indikator | Dataran Rendah | Wilayah Pesisir |
Sumber Daya Utama | Tanah subur, air tawar, kawasan terbangun | Sumber daya laut, pantai, air asin |
Pekerjaan Utama | Petani padi, buruh pabrik, pedagang, pegawai | Nelayan, petani tambak, pembuat garam |
Sektor Jasa | Perbankan, transportasi darat, perdagangan | Pariwisata bahari, pemandu wisata, sewa kapal |
ALAT PERAGA/MEDIA PEMBELAJARAN :
- Video Pembelajaran (tertuang dalam link)
- PPT Pembelajaran /CANVA/GAMBAR (sesuai materi)
- LCD, Laptop/Layar PID/Android
ASSESSMENT
1. Mengapa kondisi geografis suatu wilayah, seperti dataran rendah dan wilayah pesisir, dapat sangat memengaruhi perbedaan jenis mata pencaharian atau aktivitas ekonomi masyarakat yang tinggal di dalamnya? Jelaskan dengan memberikan masing-masing dua contoh pekerjaan dari kedua wilayah tersebut!
KESIMPULAN MATERI
Kondisi geografis suatu wilayah menentukan potensi sumber daya alam yang tersedia, sehingga secara langsung memengaruhi aktivitas ekonomi dan jenis pekerjaan masyarakatnya. Dataran Rendah: Memiliki tanah subur dan akses transportasi yang mudah, sehingga didominasi oleh aktivitas pertanian, peternakan, perdagangan, dan industri/pabrik. Wilayah Pesisir: Memanfaatkan potensi laut dan pantai, sehingga didominasi oleh aktivitas penangkapan ikan (nelayan), budi daya tambak, pembuatan garam, dan pariwisata bahari.
KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN
1) Kompetensi yang sudah dikuasai dan yang perlu ditingkatkan:
Kompetensi yang Sudah Dikuasai: Peserta didik telah menguasai kemampuan menganalisis keterkaitan antara kondisi geografis (topografi, relief, serta letak astronomis dan geografis lokal) dengan keberagaman mata pencaharian masyarakat. Peserta didik mampu mengidentifikasi serta membedakan aktivitas ekonomi, jenis pekerjaan sektor agraris/jasa/manufaktur di dataran rendah dengan sektor bahari/maritim/pariwisata di wilayah pesisir secara spesifik dan relevan.
Kompetensi yang Perlu Ditingkatkan: Sebagian peserta didik masih perlu ditingkatkan kemampuannya dalam memahami keterkaitan antarsektor (interinteraksi antarwilayah), seperti bagaimana komoditas dari wilayah pesisir didistribusikan ke dataran rendah dan sebaliknya, serta tantangan efisiensi rantai pasok (supply chain) antar-bentang alam.
2) Kesimpulan berupa tingkat pemahaman konsep, hafalan, analisis, hingga evaluasi materi pelajaran:
Tingkat Pemahaman Konsep: Sangat Baik. Peserta didik memahami dengan jelas konsep dasar adaptasi manusia terhadap bentang alam serta pengaruh faktor geografis terhadap spesialisasi pekerjaan dan potensi ekonomi daerah.
Tingkat Hafalan: Sangat Baik. Peserta didik Mampu menyebutkan dengan lancar berbagai contoh profesi dan mata pencaharian spesifik di dataran rendah (petani singkong, peternak, pekerja pabrik, kontraktor) maupun di wilayah pesisir (nelayan pukat, pembudidaya benur/rumput laut, pengusaha cold storage, petugas syahbandar).
Tingkat Analisis: Baik dan Terstruktur. Peserta didik mampu menguraikan alasan logis (cause-and-effect) mengapa suatu profesi terbentuk di wilayah tertentu—seperti kemudahan aksesibilitas infrastruktur di dataran rendah atau ketersediaan bahan baku laut di kawasan pesisir.
Tingkat Evaluasi: Cukup Baik. Peserta didik mulai mampu menilai peluang dan hambatan ekonomi berdasarkan karakteristik fisik wilayah sekitar.
3) Diamati selama proses pembelajaran berlangsung di kelas:
Selama proses pembelajaran di kelas, peserta didik menunjukkan sikap responsif, aktif, dan kreatif dalam memberikan gagasan serta contoh konkret.
Interaksi pembelajaran berlangsung secara kondusif dan interaktif, di mana setiap peserta didik dapat mengartikulasikan pemahamannya secara mandiri melalui penyusunan penjelasan logis yang disertai contoh profesi yang variatif dan kontekstual.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar