Mata Pelajaran | |
Kelas/Fase | 8D / Fase D |
Materi | Kehidupan Masa Kolonialisme dan Imperialisme |
Pertemuan ke | 2 |
Guru Pengampu | |
Waktu Pembelajaran | Senin 26 Januari 2026 |
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Murid memahami keberagaman
kondisi geografis Indonesia, konektivitas antarruang terhadap upaya pemanfaatan
dan pelestarian potensi sumber daya alam, faktor aktivitas manusia terhadap
perubahan iklim dan potensi bencana alam.
Tujuan Pembelajaran
Murid mampu
menganalisis Perubahan masyarakat akibat Kolonialisme dan
Imperialisme melalui diskusi kelompok dan studi kasus
secarakritis, serta mempresentasikan di depan kelas menggunakan
Canvas, PPT atau video/mind map atau karya lain sesuai dengan kesiapan siswa.
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin,
wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa
wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum
biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
Masa kolonialisme dan imperialisme
di Indonesia, yang berlangsung selama berabad-abad, membawa perubahan mendalam
dalam struktur kehidupan masyarakat. Dari dominasi ekonomi hingga pergeseran
nilai budaya, periode ini membentuk wajah Indonesia modern.
Mari kita kaitannya materi
minggu lalu dengan mareri hari ini..
MATERI
- Kolonialisme adalah penguasaan suatu
wilayah oleh negara lain dengan tujuan mengeksploitasi sumber daya alam
dan tenaga manusia demi keuntungan negara penjajah.
- Imperialisme adalah kebijakan politik
suatu negara untuk memperluas kekuasaan atas wilayah lain secara ekonomi,
politik, dan budaya. Kedua konsep ini saling berkaitan dalam sejarah
Indonesia.
Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat
- Kedatangan
bangsa-bangsa Eropa (Portugis, Spanyol, Inggris, Belanda) dipicu oleh
tujuan mencari rempah-rempah, kekayaan, dan pasar baru.
- VOC
(Vereenigde Oost Indische Compagnie) didirikan dan memiliki hak monopoli
perdagangan di Nusantara.
- Persaingan
antar bangsa Eropa memicu dominasi Belanda atas wilayah Nusantara yang
kemudian berlanjut ke imperium Hindia Belanda.
I.
Perubahan
Masyarakat Akibat Kolonialisme dan Imperialisme
Ø Aspek Geografis
Perubahan
geografis masyarakat termasuk:
- Penggunaan
jalur laut dan darat untuk perdagangan sebagai bagian dari sistem
kolonial.
- Pembangunan
fasilitas fisik seperti pelabuhan, jalan, dan jalur kereta api untuk
pengangkutan komoditas ekspor.
- Perubahan
persebaran penduduk karena perpindahan tenaga kerja dan transmigrasi awal
di bawah kolonialisme.
Ø
Aspek
Ekonomi
Kolonialisme
dan imperialisme membawa perubahan ekonomi yang signifikan:
- Eksploitasi
sumber daya alam
secara besar-besaran, termasuk komoditas pertanian dan pertambangan yang
diekspor ke Eropa.
- Sistem
tanam paksa (cultuurstelsel)
yang memaksa petani menanam komoditas ekspor dengan harga yang ditetapkan
penjajah, menyebabkan kemiskinan dan kelaparan.
- Monopoli
perdagangan
oleh pemerintahan kolonial yang merugikan pedagang dan petani pribumi.
- Pengenalan
sistem upah dan pekerjaan kontrak, serta investasi modal asing di
perkebunan dan industri.
Ø
Aspek
Politik
- Pemerintahan
lokal dan sosio-politik berubah: penguasa asli kehilangan sebagian
kekuasaannya, dan struktur birokrasi kolonial muncul.
- Muncul
berbagai bentuk penindasan politik dan pelanggaran hak asasi,
memicu ketidakpuasan dan perlawanan rakyat.
- Perubahan
ini juga memicu organisasi pergerakan nasional yang memperjuangkan
hak dan kemerdekaan Indonesia.
Ø
Aspek
Sosial dan Budaya
- Terjadi
stratifikasi sosial: kelas sosial baru terbentuk antara pribumi, perantau,
dan kelas penguasa kolonial.
- Akulturasi
budaya dan
masuknya unsur budaya Barat ke dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
- Banyak
tradisi lokal mengalami perubahan karena sistem pendidikan dan budaya
Barat diperkenalkan.
- Bahasa
dan istilah baru masuk ke bahasa Indonesia, dan bangunan bergaya kolonial
tetap menjadi bagian dari warisan fisik.
Ø
3.5
Aspek Pendidikan
- Didirikannya
sekolah-sekolah model Barat membuka peluang pendidikan baru bagi sebagian
masyarakat pribumi.
- Muncul
golongan terpelajar yang kemudian menjadi pemimpin dalam perjuangan
kemerdekaan.
- Pendidikan
kolonial memberi akses literasi, namun tetap dibatasi demi keuntungan
penjajah.
II.
Dampak
Perubahan Masyarakat
Perubahan akibat kolonialisme dan
imperialisme memiliki dampak yang kompleks:
Negatif:
- Ketimpangan
sosial dan ekonomi antara pribumi dan elit penjajah.
- Kemiskinan,
kerja paksa, dan penderitaan rakyat akibat sistem kerja kolonial.
- Penurunan
kemandirian ekonomi dan ketergantungan terhadap pasar luar negeri.
Positif (terbatas):
- Pengenalan
infrastruktur transportasi, pendidikan, dan sistem administrasi yang
kemudian dikembangkan pada masa pascamerdeka.
- Pertumbuhan
kesadaran nasionalisme melalui pengalaman penindasan dan pendidikan
kolonial.
Kaitannya dengan Pergerakan Nasional
Perubahan sosial dan politik akibat
kolonialisme memicu bangkitnya gerakan nasionalis yang disalurkan melalui
organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, PNI, dan tokoh-tokoh seperti
Sukarno dan Hatta yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Resume
Kedatangan bangsa Barat ke Indonesia dilatarbelakangi oleh keinginan mencari rempah-rempah, kekayaan, dan pasar baru. Bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda datang ke Nusantara dan saling bersaing. Belanda kemudian mendirikan VOC yang memiliki hak monopoli perdagangan. Persaingan antarbangsa Eropa akhirnya mengantarkan Belanda menguasai Nusantara dan membentuk pemerintahan kolonial Hindia Belanda.
Perubahan masyarakat akibat kolonialisme dan imperialisme menimbulkan dampak negatif dan positif. Dampak negatifnya antara lain ketimpangan sosial, kemiskinan, kerja paksa, serta ketergantungan ekonomi pada pihak asing. Namun, terdapat dampak positif yang terbatas, seperti pembangunan infrastruktur, sistem administrasi, dan tumbuhnya kesadaran nasionalisme.
Keseluruhan perubahan tersebut berkaitan erat dengan munculnya pergerakan nasional. Penindasan dan ketidakadilan yang dialami rakyat mendorong lahirnya organisasi seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, dan PNI, serta tokoh-tokoh nasional seperti Soekarno dan Mohammad Hatta yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia
Soal Essay (Latihan Pemahaman)
- Sebutkan tiga perubahan sosial yang terjadi akibat kolonialisme!
- Mengapa kolonialisme justru mendorong lahirnya pergerakan nasional?
- Mengapa sistem tanam paksa merugikan rakyat Indonesia?
- Siapa pihak yang paling diuntungkan dari sistem tersebut?
- Bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan sosial masyarakat desa?
Sumber Literasi & Bacaan
Ø https://aprizal79.blogspot.com/
Ø Buku Teks Utama: Kemendikbudristek. Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SMP Kelas VIII. (Edisi terbaru kurikulum Merdeka/K-13).
https://palembang.tribunnews.com/2025/02/11/latihan-soal-ips-kelas-8-smpmts-materi-perubahan-masyarakat-akibat-kolonialisme-dan-imperialisme
Tidak ada komentar:
Posting Komentar