Welcome

<< Mulai dengan cerita yang menarik>> << SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA >>

Senin, 19 Oktober 2026

Agit CD : Interaksi Maysarakat Abad 21

 


https://www.youtube.com/watch?v=btIMEajPEwI

Idendtitas

Nama Guru

:

Aprizal

Mata Pelajaran

:

Ilmu Pengetahuan Sosial

Hari/Tanggal

:

Senin, 19  Oktober 2026

Fase/Kelas

:

D / 9CD

Judul Materi

:

Interaksi  Maysarakat Abad 21

 

 

 

 

Capaian Pembelajaran

:

Pada akhir Fase D, peserta didik mampu Memahami karakter masyarakat jaringan (network society) dan kolaborasi global melalui media sosial.

 

Tujuan Pembelajaran

:

Peserta didik dapat mengevaluasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial.

ü Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik secara kritis, teliti, dan sadar penuh (present & reflective) merefleksikan pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society)

 

ü Meaningfull (Bermakna)

:

Pembelajaran dikaitkan langsung dengan kehidupan sehari-hari peserta didik, sehingga mereka paham pentingnya mengevaluasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial.

ü Joyful

(Menyenangkan)

:

Belajar dilakukan melalui aktivitas kolaboratif yang interaktif seperti game/quiz kuis keamanan digital, bermain peran (role-play), atau analisis pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial dalam format diskusi kelompok yang seru

 

AlurnTujuan Pembelajaran

 

Pengenalan & Pemahaman Ekosistem Ekonomi Digital

:

Pada tahap ini, peserta didik mampu mengevaluasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan (network society) guna merancang kolaborasi global yang positif dan etis di media sosial.

Pemetaan Risiko Transaksi Keuangan Digital

:

Peserta didik mampu Menganalisis dan mengidentifikasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan.

 

Penerapan Prosedur Keamanan & Evaluasi Transaksi

:

Pada tahap akhir, peserta mampu  menerapkan langkah-langkah preventif dan prosedur aman dalam pola interaksi dalam masyarakat jaringan.

 


MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

 

Anak-anakku, sebelum kita membahas pola interaksi dalam masyarakat jaringan mari kita renungkan bersama:

·         Al-Khaliq (Maha Menciptakan): Allah SWT adalah Pencipta alam semesta beserta segala akal pikiran dan potensi manusia, yang kemudian melahirkan inovasi pola interaksi dalam masyarakat jaringan.

·         Al-Malik (Maha Memelihara):  Allah SWT adalah Penguasa mutlak yang memelihara segala urusan hamba-Nya. Dalam konteks pola interaksi dalam masyarakat jaringan, pemeliharaan ini tercermin dari perlunya pengaturan, regulasi, dan prosedur keamanan yang ketat untuk melindungi privasi sesama manusia.

·         Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Allah SWT menjamin dan memberikan rezeki kepada seluruh makhluk-Nya melalui berbagai jalan, termasuk melalui pola interaksi dalam masyarakat jaringan yang jujur, serta transparan   

 

Pernahkah kalian memperhatikan bagaimana orang tua kalian berinteraksi? Apakah mereka selalu menggunakan alat komunikasi? Saat ini, kita hidup di era di mana cara kita berkomunikasi telah bertransformasi secara signifikan. Jika dahulu masyarakat berkomunikasi secara langsung, kini dapat selesai hanya dalam hitungan detik melalui gawai di genggaman tangan.

Pada pembelajaran kali ini, kita akan menjelajahi  pola interaksi dalam masyarakat jaringan  hingga dampaknya terhadap aktivitas masyarakat modern. Mari pelajari bagaimana teknologi digital mengubah tata cara berinteraksi kita secara bijak dan aman!    https://www.youtube.com/watch?v=5nMQaB9TNPE

 

                      I.            Pengertian dan Hakikat Interaksi Masyarakat Abad 21

Abad ke-21 ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta arus globalisasi yang masif. Interaksi masyarakat pada abad ini tidak lagi terbatas oleh batas-batas geografis, jarak, dan waktu.

Jika pada abad terdahulu interaksi sosial didominasi secara langsung (face-to-face), interaksi masyarakat Abad 21 kini bersifat hibrid (kombinasi tatap muka dan tatap maya/digital). Hubungan antarindividu, kelompok, maupun antarnegara berlangsung secara cepat, instan, dan terkoneksi secara global melalui jaringan internet dan media sosial.

 

                   II.            2. Bentuk-Bentuk Interaksi Masyarakat Abad 21

Interaksi sosial abad ke-21 terbagi ke dalam beberapa bentuk utama:

v  Interaksi Digital (Dunia Maya / Cyberspace)

o   Berlangsung melalui platform digital seperti media sosial (Instagram, TikTok, X), aplikasi perpesanan (WhatsApp, Telegram), serta platform konferensi video (Zoom, Google Meet).

o   Munculnya komunitas virtual yang dipersatukan oleh kesamaan minat (interest-based communities) tanpa dibatasi tempat tinggal.

v  Interaksi Ekonomi Digital (E-Commerce & Digital Economy)

o   Transaksi jual beli yang bergeser dari pasar konvensional ke platform pasar daring (marketplace) dan transaksi finansial digital (e-wallet, QRIS, internet banking).

o   Munculnya fenomena ekonomi berbagi (sharing economy) dan kerja fleksibel (gig economy / freelancer global).

v  Interaksi Budaya Transnasional (Cultural Hybridization)

o   Pertukaran dan penyerapan budaya antarbangsa secara cepat (contoh: popularitas budaya K-Pop, anime, western fashion, dan kuliner global).

o   Terjadinya proses akulturasi dan asimilasi budaya yang melahirkan tren budaya populer baru (pop culture). https://www.youtube.com/watch?v=XY-5FZ1sn80

 

                III.            Dampak Interaksi Masyarakat Abad 21

A. Dampak Positif:

·         Efisiensi & Konektivitas: Akses informasi dan komunikasi menjadi lebih cepat, mudah, dan murah.

·         Kolaborasi Global: Memungkinkan kerja sama antarbangsa dalam bidang pendidikan, sains, dan bisnis tanpa batas wilayah.

·         Peluang Ekonomi Baru: Terbukanya lapangan kerja baru berbasis teknologi (content creator, digital marketer, data analyst, dll.).

·         Demokratisasi Informasi: Setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh pengetahuan.

B. Dampak Negatif (Tantangan):

·         Individualisme & Degradasi Interaksi Langsung: Berkurangnya interaksi tatap muka yang berpotensi menurunkan rasa empati dan kepekaan sosial.

·         Kejahatan Siber (Cybercrime): Ancaman penipuan daring, pencurian data pribadi, cyberbullying, dan penyebaran berita bohong (hoaks).

·         Kesenjangan Digital (Digital Divide): Ketimpangan akses teknologi antara masyarakat perkotaan dan perdesaan atau antar-kelompok ekonomi.

·         Penyaringan Budaya (Cultural Erosion): Risiko tergesernya nilai-nilai kearifan lokal dan identitas nasional oleh budaya luar yang tidak sesuai.

4. Sikap Bijak dan Solusi Menghadapi Interaksi Abad 21  https://www.youtube.com/watch?v=3BYTVw7NW8s

Untuk menjadi warga negara digital yang bertanggung jawab (smart digital citizen), masyarakat perlu membekali diri dengan:

1.       Literasi Digital: Kemampuan untuk mengakses, memahami, menganalisis, mengkritisi, dan menggunakan media digital secara aman dan produktif.

2.       Keterampilan 4C:

o    Critical Thinking: Mampu memilah informasi valid dan hoaks.

o    Creativity: Memanfaatkan teknologi untuk menciptakan karya inovatif.

o    Collaboration: Berkolaborasi secara luas melalui media digital.

o    Communication: Berkomunikasi secara etis (netiquette) di dunia maya.

3.       Penguatan Identitas Nasional & Kearifan Lokal: Menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai penyaring (filter) utama dalam menyerap pengaruh luar. https://www.youtube.com/watch?v=i4bLC4BVOQY

 

 

  ALAT PERAGA/MEDIA PEMBELAJARAN :

Ø  Video Pembelajaran (tertuang dalam link)

Ø  PPT Pembelajaran /CANVA/GAMBAR (sesuai materi)

Ø  LCD, Laptop/Layar PID/Android

 

 

 

ASSESSMENT

Studi Kasus:

Di era digital saat ini, Rian (seorang siswa SMP) sangat menggemari tren budaya populer luar negeri yang ia lihat melalui media sosial TikTok dan Instagram, mulai dari gaya berpakaian, bahasa gaul, hingga gaya hidup harian. Namun, Rian perlahan menjadi makin acuh terhadap kegiatan gotong royong di lingkungan rumahnya dan sering mengabaikan interaksi langsung dengan keluarga karena terlalu asyik berinteraksi di dunia maya.

Pertanyaan: Berdasarkan studi kasus di atas, analisislah dampak dari interaksi masyarakat Abad 21 yang dialami Rian, serta berikan 3 langkah solutif yang dapat dilakukan Rian agar tetap menjadi warga digital yang bijak (smart digital citizen) tanpa kehilangan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal bangsa!

 

 

KESIMPULAN MATERI

 

DEFINISI

Interaksi masyarakat Abad 21 adalah pola hubungan antarindividu/kelompok yang memanfaatkan teknologi digital dan komunikasi canggih, sehingga dapat berlangsung secara lintas batas wilayah dan waktu (tanpa batas).

 

BENTUK INTERAKSI

o   Interaksi Digital: Komunikasi via media sosial, platform pesan singkat, dan komunitas virtual.

o   Interaksi Ekonomi Digital: Jual beli online (E-commerce), pembayaran nontunai (QRIS/E-Wallet), dan pekerjaan jarak jauh.

o   Interaksi Budaya: Pertukaran dan pengaruh budaya global (pop culture) melalui media massa digital.

 

3. DAMPAK INTERAKSI ABAD 21

§  Positif : Akses informasi cepat, komunikasi global, efisiensi ekonomi, dan munculnya peluang kerja baru.

§  Negatif : Ancamannya berupa hoaks, cyberbullying, kejahatan siber, menurunnya empati langsung, dan pudarnya kearifan lokal.

 

4. KUNCI SUKSES ABAD 21

§  Menguasai Literasi Digital & Etika Berinternet (Netiquette).

§  Mengembangkan Keterampilan 4C (Berpikir Kritis, Kreatif, Kolaboratif, dan Komunikatif).

§  Menjadikan Nilai Pancasila sebagai Filter Budaya Luar.

Tidak ada komentar: