![]() |
| Dokumen pribadi |
Idendtitas
Nama Guru | : | Aprizal |
Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Sosial |
Hari/Tanggal | : | Selasa, 22 September 2026 |
Fase/Kelas | : | D / 8CD |
Judul Materi | : | KISI-KISI INDIKATOR SOAL ASESMEN SUMATIF TENGAH SEMESTER (STS) GANJIL |
Capaian Pembelajaran | : | Pada akhir Fase D, Peserta didik mampu menganalisis, mengevaluasi, dan merumuskan solusi atas fenomena dinamika sosial yang mencakup perubahan sosial, modernisasi, globalisasi, serta keberlanjutan kearifan lokal. |
Tujuan Pembelajaran | : | Peserta didik dapat menganalisis konsep, bentuk, dan dampak perubahan sosial, modernisasi, serta globalisasi, sekaligus mengevaluasi dan merancang strategi pelestarian kearifan lokal dalam masyarakat. |
ü Mindfull (Berkesadaran) | : | mampu menyadari dan merefleksikan posisi diri serta perilakunya di tengah arus modernisasi dan globalisasi, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.
|
ü Meaningfull (Bermakna) | : | mampu mengaitkan dampak fenomena sosial dan era digital dengan kehidupan sehari-hari, serta memahami relevansi kearifan lokal sebagai identitas bangsa dan solusi atas isu sosial-lingkungan di sekitarnya.
|
ü Joyful (Menyenangkan) | : | mampu mengikuti proses belajar secara interaktif melalui studi kasus kekinian (seperti tren media sosial, e-commerce, dan isu remaja), diskusi kelompok, serta perancangan proyek/kampanye kreatif.
|
AlurnTujuan Pembelajaran |
| |
Eksplorasi dan Identifikasi (Mengenal Konsep Dasar) | : | Pada tahap ini, peserta didik mampu mengidentifikasi serta menganalisis bentuk-bentuk perubahan sosial, gejala modernisasi, saluran globalisasi, dan karakteristik kearifan lokal berdasarkan fenomena di masyarakat. |
Analisis dan Kontekstualisasi (Memahami Sistem Kerja Kearifan Lokal) | : | Peserta didik mampu menelaah dampak perubahan sosial, modernisasi, dan globalisasi (seperti konsumerisme, demoralisasi, atau ketimpangan), serta mengevaluasi kompromi antara kearifan lokal dengan aturan/budaya modern
|
Sintesis dan Komunikasi (Menjelaskan Secara Utuh) | : | Pada tahap akhir, peserta mampu merumuskan solusi strategis dan ide inovatif (seperti draf netiket, kampanye penguatan identitas nasional, atau preservasi kearifan lokal berbasis teknologi) serta mengomunikasikannya secara runtut dan utuh. |
|
No. |
Lingkup Materi |
Level Kognitif |
Indikator Soal |
|
1 |
Keragaman Alam Indonesia |
C2 |
Disajikan narasi kondisi geografis Indonesia,
peserta didik dapat menjelaskan pengaruh letak astronomis terhadap pembagian
wilayah iklim di Indonesia. |
|
2 |
Keragaman Alam Indonesia |
C2 |
Disajikan peta geologis Indonesia, peserta didik
dapat mengidentifikasi dampak pertemuan tiga lempeng tektonik utama di
Indonesia. |
|
3 |
Keragaman Alam Indonesia |
C2 |
Disajikan deskripsi tentang relief daratan dan
lautan, peserta didik dapat membedakan karakteristik bentuk muka bumi di
wilayah Indonesia Bagian Barat dan Indonesia Bagian Timur. |
|
4 |
Keragaman Alam Indonesia |
C3 |
Disajikan data suhu rata-rata dan curah hujan di
suatu wilayah, peserta didik dapat menentukan jenis iklim musim yang sedang
berlangsung di Indonesia. |
|
5 |
Keragaman Alam Indonesia |
C3 |
Disajikan peta persebaran fauna, peserta didik
dapat menentukan persebaran jenis fauna endemis berdasarkan Garis Wallace dan
Garis Weber. |
|
6 |
Keragaman Alam Indonesia |
C3 |
Disajikan skenario aktivitas masyarakat di
kawasan dataran tinggi, peserta didik dapat menentukan pola adaptasi
pemukiman dan mata pencaharian penduduk setempat. |
|
7 |
Keragaman Alam Indonesia |
C4 |
Disajikan peta tematik bentang alam dan jaringan
jalan, peserta didik dapat menganalisis hubungan antara kondisi topografi
wilayah dengan pemicu pemusatan pemukiman penduduk. |
|
8 |
Keragaman Alam Indonesia |
C4 |
Disajikan data historis bencana geologis,
peserta didik dapat menelaah keterkaitan posisi Ring of Fire dengan
tingkat kerentanan bencana erupsi gunung api di Indonesia. |
|
9 |
Keragaman Alam Indonesia |
C4 |
Disajikan fenomena pergeseran pola musim akibat
perubahan iklim global, peserta didik dapat menganalisis dampaknya terhadap
kalender tanam sektor pertanian nasional. |
|
10 |
Keragaman Alam Indonesia |
C5 |
Disajikan perbandingan potensi wilayah daratan
dan perairan laut Indonesia, peserta didik dapat menilai keunggulan strategis
posisi Indonesia sebagai poros maritim dunia. |
|
11 |
Keragaman Alam Indonesia |
C5 |
Disajikan dua skenario pembangunan wilayah
(pesisir vs pegunungan), peserta didik dapat memutus kriteria tata ruang yang
paling minim risiko kerusakan lingkungan. |
|
12 |
Keragaman Alam Indonesia |
C6 |
Disajikan karakteristik wilayah pegunungan yang
rawan longsor, peserta didik dapat merumuskan konsep strategi mitigasi
bencana berbasis kearifan lokal. |
|
13 |
Keragaman Alam Indonesia |
C6 |
Disajikan permasalahan kerusakan bentang alam
kawasan pesisir, peserta didik dapat merancang gagasan zonasi kawasan
konservasi pesisir secara berkelanjutan. |
|
14 |
Pemanfaatan SDA |
C2 |
Disajikan daftar berbagai jenis sumber daya
alam, peserta didik dapat mengelompokkan SDA berdasarkan kriteria dapat
diperbarui dan tidak dapat diperbarui. |
|
15 |
Pemanfaatan SDA |
C2 |
Disajikan deskripsi mengenai jenis-jenis bahan
galian, peserta didik dapat menjelaskan pemanfaatan barang tambang Golongan
A, B, dan C bagi perekonomian. |
|
16 |
Pemanfaatan SDA |
C2 |
Disajikan peta tambang Indonesia, peserta didik
dapat mengidentifikasi wilayah persebaran potensi tambang minyak bumi dan gas
alam di Indonesia. |
|
17 |
Pemanfaatan SDA |
C3 |
Disajikan deskripsi kondisi perairan laut
Indonesia, peserta didik dapat menentukan potensi pemanfaatan SDA laut di
sektor ekowisata bahari. |
|
18 |
Pemanfaatan SDA |
C3 |
Disajikan data konsumsi energi fosil yang
membesar, peserta didik dapat menentukan contoh penerapan energi terbarukan
yang relevan dikembangkan di lingkungan sekitar. |
|
19 |
Pemanfaatan SDA |
C3 |
Disajikan contoh kegiatan ekstraksi hasil hutan,
peserta didik dapat menentukan tindakan pemanfaatan hutan produksi yang
sesuai dengan prinsip pembalakan berkelanjutan. |
|
20 |
Pemanfaatan SDA |
C4 |
Disajikan artikel tentang eksploitasi air tanah
berlebihan di kawasan perkotaan, peserta didik dapat menganalisis dampak
ekologis berupa penurunan permukaan tanah (land subsidence). |
|
21 |
Pemanfaatan SDA |
C4 |
Disajikan data persebaran SDA hasil tambang dan
industri pengolahan, peserta didik dapat mengaitkan ketersediaan SDA lokal
dengan pemerataan pembangunan ekonomi daerah. |
|
22 |
Pemanfaatan SDA |
C4 |
Disajikan grafik laju deforestasi hutan, peserta
didik dapat menelaah faktor alih fungsi lahan terhadap penurunan fungsi
ketersediaan SDA air dan keanekaragaman hayati. |
|
23 |
Pemanfaatan SDA |
C5 |
Disajikan kasus pertentangan antara pembukaan
izin tambang dan pelestarian lingkungan hidup, peserta didik dapat
mengevaluasi kebijakan penerbitan izin usaha pertambangan. |
|
24 |
Pemanfaatan SDA |
C5 |
Disajikan data dua metode penangkapan ikan
(penggunaan pukat harimau vs jaring ramah lingkungan), peserta didik dapat
membandingkan efisiensi dan dampak ekologis keduanya untuk memilih metode
terbaik. |
|
25 |
Pemanfaatan SDA |
C6 |
Disajikan masalah penumpukan sampah plastik di
ekosistem perairan, peserta didik dapat merumuskan gagasan pengelolaan limbah
berbasis ekonomi sirkular (circular economy). |
|
26 |
Sumber Daya Manusia |
C2 |
Disajikan data jumlah penduduk dan luas wilayah,
peserta didik dapat menjelaskan konsep kepadatan penduduk aritmatik. |
|
27 |
Sumber Daya Manusia |
C2 |
Disajikan bentuk piramida penduduk ekspansif,
peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik laju pertumbuhan penduduk
yang ditunjukkan piramida tersebut. |
|
28 |
Sumber Daya Manusia |
C2 |
Disajikan narasi indikator Indeks Pembangunan
Manusia (IPM), peserta didik dapat menjelaskan tiga komponen utama pengukur
kualitas SDM (pendidikan, kesehatan, dan pendapatan). |
|
29 |
Sumber Daya Manusia |
C3 |
Disajikan data angka kelahiran, kematian,
imigrasi, dan emigrasi suatu wilayah, peserta didik dapat menghitung angka
pertumbuhan penduduk total. |
|
30 |
Sumber Daya Manusia |
C3 |
Disajikan skenario perpindahan penduduk dari
desa ke kota, peserta didik dapat menentukan jenis migrasi dan faktor
pendorong utama fenomena tersebut. |
|
31 |
Sumber Daya Manusia |
C3 |
Disajikan data komposisi penduduk usia produktif
dan nonproduktif, peserta didik dapat menentukan nilai Angka Beban
Ketergantungan (Dependency Ratio). |
|
32 |
Sumber Daya Manusia |
C4 |
Disajikan data proyeksi bonus demografi
Indonesia, peserta didik dapat menganalisis peluang serta tantangan
ketersediaan tenaga kerja usia produktif terhadap pertumbuhan ekonomi. |
|
33 |
Sumber Daya Manusia |
C4 |
Disajikan kasus ketimpangan sebaran fasilitas
pendidikan antarwilayah, peserta didik dapat menelaah dampaknya terhadap
pemerataan kualitas SDM di Indonesia. |
|
34 |
Sumber Daya Manusia |
C4 |
Disajikan data statistik tingkat pendidikan
angkatan kerja, peserta didik dapat menganalisis hubungan tingkat pendidikan
dengan produktivitas perekonomian nasional. |
|
35 |
Sumber Daya Manusia |
C5 |
Disajikan dua deskripsi program peningkatan
kualitas SDM (pelatihan vokasi vs bantuan tunai langsung), peserta didik
dapat menilai program yang paling efektif menurunkan tingkat pengangguran
struktural. |
|
36 |
Sumber Daya Manusia |
C5 |
Disajikan fenomena ketidaksesuaian (mismatch)
antara kualifikasi lulusan pendidikan dengan kebutuhan dunia industri,
peserta didik dapat mengkritisi efektivitas kurikulum pendidikan saat ini. |
|
37 |
Sumber Daya Manusia |
C6 |
Disajikan permasalahan rendahnya daya saing
digital pada tenaga kerja muda lokal, peserta didik dapat merancang program
pelatihan keterampilan kerja yang adaptif dengan era digital. |
|
38 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan deskripsi tugas lembaga keluarga,
peserta didik dapat menjelaskan peran keluarga sebagai agen sosialisasi
primer dalam pembentukan karakter SDM unggul. |
|
39 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan narasi tentang lembaga ekonomi,
peserta didik dapat mengidentifikasi fungsi lembaga ekonomi dalam mengatur
tata cara pemanfaatan SDA. |
|
40 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan contoh aktivitas sekolah, peserta
didik dapat menjelaskan peran lembaga pendidikan dalam mentransfer ilmu
pengetahuan dan penguasaan teknologi. |
|
41 |
Peran Lembaga Sosial |
C2 |
Disajikan contoh regulasi pemerintah, peserta
didik dapat mengidentifikasi kewenangan lembaga politik dalam menetapkan
undang-undang perlindungan lingkungan hidup. |
|
42 |
Peran Lembaga Sosial |
C3 |
Disajikan contoh kearifan lokal (seperti sistem Sasi
di Maluku atau Hutan Larangan), peserta didik dapat menentukan peran
lembaga adat dalam menjaga kelestarian SDA. |
|
43 |
Peran Lembaga Sosial |
C3 |
Disajikan narasi kegiatan koperasi usaha
bersama, peserta didik dapat menentukan peran lembaga ekonomi dalam
pemberdayaan SDM skala lokal. |
|
44 |
Peran Lembaga Sosial |
C3 |
Disajikan kasus pelanggaran alih fungsi lahan
hutan lindung, peserta didik dapat menentukan tindakan penegakan hukum yang
patut dilakukan oleh lembaga hukum. |
|
45 |
Peran Lembaga Sosial |
C4 |
Disajikan narasi sengketa penggunaan lahan
antara masyarakat adat dan korporasi swasta, peserta didik dapat menganalisis
pertentangan fungsi antara lembaga adat dan lembaga ekonomi. |
|
46 |
Peran Lembaga Sosial |
C4 |
Disajikan kasus rendahnya etika lingkungan di
kalangan pelajar, peserta didik dapat menelaah efektivitas lembaga pendidikan
dalam menanamkan kesadaran ekologis. |
|
47 |
Peran Lembaga Sosial |
C4 |
Disajikan berita penyalahgunaan izin eksplorasi
tambang oleh pejabat publik, peserta didik dapat mengaitkan kelemahan
pengawasan lembaga politik/hukum dengan percepatan kerusakan SDA. |
|
48 |
Peran Lembaga Sosial |
C5 |
Disajikan data perbandingan tingkat keberhasilan
pelestarian hutan yang dikelola lembaga adat vs pihak swasta, peserta didik
dapat mengevaluasi efektivitas norma adat dalam menjaga kelestarian alam. |
|
49 |
Peran Lembaga Sosial |
C5 |
Disajikan program kemitraan antara sekolah
vokasi, industri, dan pemerintah daerah, peserta didik dapat menilai dampak
sinergi antarlembaga sosial tersebut terhadap penyerapan SDM. |
|
50 |
Peran Lembaga Sosial |
C6 |
Disajikan studi kasus wilayah pedesaan yang
mengalami kemiskinan dan kerusakan lingkungan, peserta didik dapat merumuskan
skema kolaborasi antarlembaga sosial (keluarga, pendidikan, ekonomi, adat,
dan pemerintah) untuk pembangunan desa secara berkelanjutan. |
Nahhh, kalian sudah membaca bukan. Mari kita diskusikan indikator tersebut.

8 komentar:
Terima kasih banyak atas rangkuman kisi-kisi ulangan yang sangat terstruktur ini. Inisiatif membagikan materi ini sangat membantu para siswa dalam memetakan apa yang perlu mereka pelajari secara lebih fokus. Berbagi ilmu adalah investasi terbaik, dan blog ini telah menjadi wadah yang sangat bermanfaat. Semoga kebaikan Anda dibalas dengan kelancaran rezeki dan kesehatan. Teruslah menginspirasi
Luar biasa! Kisi-kisi yang dituliskan sangat detail dan mudah dipahami. Di tengah padatnya kurikulum, tulisan seperti ini hadir sebagai kompas yang mengarahkan siswa agar belajar dengan lebih efektif, bukan sekadar menghafal. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk menyusun ini demi kemajuan generasi muda. Ditunggu artikel bermanfaat lainnya!
Terima kasih banyak, Bapak/Ibu. Kisi-kisi ini sangat membantu kami untuk memetakan materi mana saja yang harus dipelajari lebih dalam.
Apresiasi tinggi untuk rangkuman ini. Materi yang padat jadi terasa lebih mudah dipahami poin-poin pentingnya.
Sebagai orang tua, saya sangat terbantu dengan artikel ini. Saya jadi tahu materi apa saja yang perlu saya ujikan kembali di rumah
Terima kasih, Bapak/Ibu Guru. Blog ini mempermudah kami para orang tua untuk mendampingi anak belajar menjelang ujian.
Bahan Belajar Terarah: Terima kasih banyak, kisi-kisi ini sangat membantu siswa fokus belajar pada materi yang tepat
Semoga ulasan ini memotivasi para siswa untuk mencetak nilai terbaik dengan jujur.
Posting Komentar